Modul Praktikum Komputer untuk Materi Kuliah

 

PENGANTAR KOMPUTER

 

 

MODUL PRAKTIKUM

Untuk kalangan sendiri

Oleh :

Deni Sukendar, S.Si., MT.

Yusef Alimansyah, A.Md.

Asep Hadian, S.Si.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LABORATORIUM KOMPUTER

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL

BANDUNG

 

 

MODUL 1

PENGENALAN KOMPUTER

 

Bagian 1: Mengenal Komputer

 

1.   Apa itu Komputer ?

Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya menghitung. Dalam bahasa Inggris disebut to compute. Secara definisi komputer diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat menerima data (input), mengolah data (proses) dan memberikan informasi (output) serta terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan di memorinya. Jadi cara kerja komputer dapat kita gambarkan sebagai berikut :

  1. Input Device, adalah perangkat-perangkat keras komputer yang berfungsi untuk memasukkan data ke dalam memori komputer, seperti keyboard, mouse, joystick dan lain-lain.
  2. Prosesor, adalah perangkat utama komputer yang mengelola seluruh aktifitas komputer itu sendiri. Prosesor terdiri dari dua bagian utama, yaitu ;

Control Unit (CU), merupakan komponen utama prosesor yang mengontrol semua perangkat yang terpasang pada komputer, mulai dari input device sampai output device.

Arithmetic Logic Unit (ALU), merupakan bagian dari prosesor yang khusus mengolah data aritmatika (menambah, mengurang dll) serta data logika (perbandingan).

  1. Memori adalah media penyimpan data pada komputer. Memori ini terbagi atas dua macam, yaitu ;

Read Only Memory (ROM), yaitu memori yang hanya bisa dibaca saja, tidak dapat dirubah dan dihapus dan sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer. Isi ROM diperlukan pada saat komputer dihidupkan. Perintah yang ada pada ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Perintah yang ada di ROM antara lain adalah perintah untuk membaca sistem operasi dari disk, perintah untuk mencek semua peralatan yang ada di unit sistem dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun tidak ada aliran listrik. Tapi pada saat sekarang ini ROM telah mengalami perkembangan dan banyak macamnya, al ;

a. PROM (Programable ROM), yaitu ROM yang bisa kita program kembali dengan catatan hanya boleh satu kali perubahan setelah itu tidak dapat lagi diprogram.

b. RPROM (Re-Programable ROM), merupakan perkembangan dari versi PROM dimana kita dapat melakukan perubahan berulangkali sesuai dengan yang diinginkan.

c. EPROM (Erasable Program ROM), merupakan ROM yang dapat kita hapus dan program kembali, tapi cara penghapusannya dengan menggunakan sinar ultraviolet.

d. EEPROM (Electrically Erasable Program ROM), perkembangan mutakhir dari ROM dimana kita dapat mengubah dan menghapus program ROM dengan menggunakan teknik elektrik. EEPROM ini merupakan jenis yang paling banyak digunakan saat ini.

Random Access Memori (RAM), dari namanya kita dapat artikan bahwa RAM adalah memori yang dapat diakses secara random. RAM berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu (power on) jika komputer kita matikan, maka seluruh data yang tersimpan dalam RAM akan hilang. Tujuan dari RAM ini adalah mempercepat pemroses data pada komputer. Agar data yang kita buat tidak dapat hilang pada saat komputer dimatikan, maka diperlukan media penyimpanan eksternal, seperti Disket, Harddisk, PCMCIA card dan lain-lain.

  1. Output Device, adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan keluaran, apakah itu ke kertas (hardcopy), ke layar monitor (softcopy) atau keluaran berupa suara. Contohnya printer, speaker, plotter, monitor dan banyak yang lainnya.

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa prinsip kerja komputer tersebut diawali memasukan data dari perangkat input, lalu data tersebut diolah sedemikian  rupa oleh CPU sesuai yang kita inginkan dan data yang telah diolah tadi disimpan dalam memori komputer atau disk. Data yang disimpan dapat kita lihat hasilnya melalui perangkat keluaran.

 

2.   Komponen-Komponen Komputer

Komputer terdiri dari tiga komponen utama yang tidak dapat dipisahkan, yaitu ;

a.   Hardware (perangkat keras), merupakan peralatan fisik dari komputer yang dapat kita lihat dan rasakan. Hardware ini terdiri dari ;

  • Input/Output Device (I/O Device), Terdiri dari perangkat masukan dan keluaran, seperti keyboard dan printer. (lihat sub menu periferal)
  • Storage Device (perangkat penyimpanan) merupakan media untuk menyimpan data seperti disket, harddisk, CD-I,dll.
  • Monitor /Screenr merupakan sarana untuk menampilkan apa yang kita ketikkan pada papan keyboard setelah diolah oleh prosesor. Monitor disebut juga dengan Visual Display Unit (VDU).
  • Casing Unit  adalah tempat dari semua peralatan komputer, baik itu motherboard, card, peripheral lain dan Central Procesing Unit (CPU). Casing unit ini disebut juga dengan System Unit.
  • Central Procesing Unit (CPU) adalah salah satu bagian komputer yang paling penting, karena jenis prosesor menentukan pula jenis komputer. Baik tidaknya suatu komputer, jenis komputer, harga komputer, ditentukan terutama oleh jenis prosesornya. Semakin canggih prosesor komputer, maka kemampuannya akan semakin baik dan biasanya harganya akan semakin mahal.

b. Software (perangkat lunak), merupakan program-program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki. Program tersebut ditulis dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer. Software terdiri dari beberapa jenis, yaitu ;

  • Sistem Operasi, seperti DOS, Unix, Novell, OS/2, Windows, dll. Adalah software yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masingnya dapat saling berkomunikasi. Tanpa ada sistem operasi maka komputer tak dapat difungsikan sama sekali.
  • Program Utility, seperti Norton Utility, Scandisk, PC Tools, dll. Program utility berfungsi untuk membantu atau mengisi kekurangan/kelemahan dari system operasi, misalnya PC Tools dapat melakukan perintah format sebagaimana DOS, tapi PC Tools mampu memberikan keterang dan animasi yang bagus dalamproses pemformatan. File yang telah dihapus oleh DOS tidak dapat dikembalikanlagi tapi dengan program bantu hal ini dapat dilakukan.
  • Program Aplikasi, seperti GL, MYOB, Payroll, dll.Merupakan program yang khusus melakukan suatu pekerjaan tertentu, seperti program gaji pada suatu perusahaan. Maka program ini hanya digunakan oleh bagian keuangan saja tidak dapat digunakan oleh departemen yang lain. Biasanya program aplikasi ini dibuat oleh seorang programmer komputer sesuai dengan permintaan/kebutuhan seseorang/lembaga/perusahaan guna keperluan interennya.
  • Program Paket, seperti MS-Word, MS-Excel, Lotus 125, dll. Adalah program yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat digunakan oleh banyak orang dengan berbagai kepentingan. Seperti MS-Word, dapat digunakan oleh departemen keuangan untuk membuat nota, atau bagian administrasi untuk membuat surat penawaran dan lain sebagainya.
  • Bahasa Pemrograman, Pascal, Fortran, Clipper, dBase, dll. Merupakan software yang khusus digunakan untuk membuat program komputer, apakah itu sistem operasi, program paket dll. Bahasa pemrograman ini biasanya dibagi atas 3 tingkatan, yaitu ;

1. Low Level Language, bahasa pemrograman generasi pertama, bahasa pemrograman jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Biasanya yang mengerti hanyalah pembuatnya saja.

2. Midle Level Language, merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah dimana penggunaan instruksi sudah mendekati bahasa sehari-hari, walaupun begitu masih sulit untuk di mengerti karena banyak menggunakan singkatansingakatan seperti STO artinya simpan (singkatan dari STORE) dan MOV artinya pindah (singkatan dari MOVE).Yang tergolong kedalam bahasa ini adalah Assembler, ForTran (Formula Translator).

3. High Level Language, merupakan bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri mudah dimengerti, karena menggunakan bahasa sehari-hari, seperti BASIC, COBOL, dBase dll.

c. Brainware (User), adalah personil-personil yang terlibat langsung dalam pemakaian komputer, seperti Sistem analis, programmer, operator, user, dll. Pada organisasi yang cukup besar, masalah komputerisasi biasanya ditangani oleh bagian khusus yang dikenal dengan bagian EDP (Electronic Data Processing), atau sering disebut dengan EDP Departemen, yang dikepalai oleh seorang Manager EDP.

MODUL 2

PENGOLAHAN KATA

Ada beberapa program aplikasi untuk mengetik, antara lain:

  • Notepad dan WordPad adalah program bawaan Windows yang dapat digunakan untuk mengetik dokumen sederhana
  • Word, produksi Microsoft, biasanya diinstalasi bersama program Microsoft Office
  • Works, produksi Microsoft, merupakan versi ringan dari Microsoft Office
  • WordPerfect, produksi Corel
  • WordPro, produksi Lotus, bagian dari Paket SmartSuite
  • StarWrite, produksi Sun Microsystems, bagian dari paket StarOffice
  • OpenOffice.org Writer, mirip dengan StarWrite, diedarkan secara gratis

 

MICROSOFT WORD

MICROSOFT WORD disingkat dengan MS-WORD merupakan salah satu aplikasi pengolah kata yang dijalankan menggunakan system operasi under windows.  Sedang system operasi Under Windows adalah software  system yang dikeluarkan oleh Microsoft Corporation.  Microsoft Word merupakan salah satu bagian dari program Microsoft office, yang dirancang untuk menyelesaikan tugas bidang dokumentasi, naskah, surat-surat, proposal dsb.

 

LANGKAH MENGOPERASIKAN MS-WORD

 

  1. Klik   di sudut kiri layar bagian bawah, kemudian KLIK , kemudian KLIK , Hasil tampilan MS-Word seperti berikut :

Ribbon           Font       ukuran huruf       Menu Word     Toolbar Formating

Ruler Horizontal

Ruler Vertical

Drawing

Scroolbar

Tombol View

Status Bar

Keterangan Gambar :

  1. Baris Judul

Baris judul berfungsi untuk mengetahui program yang sedang aktif dan keterangan nama file yang sedang dikerjakan.

  1. Menu Bar

Menu Bar dipakai untuk memilih perintah yang akan dilaksanakan. Perintah yang aktif ditandai dsengan warna agak terang / hitam, yang tidak aktif sebaliknya.

  1. ToolbarStandar dan Formating

ToolbarStandard dan formating memilih gambar-gambar dengan singkat sesuai dengan simbol dan arti perintah tersebut

  1. Ruler Line

Ruler line dipakai untuk mengatur batas pengetikan dan membuat tabulasi

  1. Scroll Bar

Scroll Bar dipakai untuk mengulung layar ke atas  dan ke bawah, ke kiri dan ke kanan.

  1. Status Bar

Status Bar berisi informasi halaman yang sedang dikerjakan, penunjuk waktu dari system computer saat ini, mode sisip, mode tampilan dan mode kerja yang terletak di bawah layar MS. Word.

1) Page     : Mennjukkan nomor halaman naskah yang   aktif

2) Sec       : Bagian dokumen yang sedang aktif

3) n/n         : Nomor halaman dari semua halanaman yang aktif

4) At          : Perbandingan  ukuran skala atau titik sisip dari ujung atas halaman

5) Ln          :  Posisi kursor pada baris yang aktif

6) Col        : Posisi kursor pada kolom yang aktif

  1. Tombol View

Tombol view merupakan tombol yang menyediakan bentuk-bentuk tampilan yang diinginkan.

Normal View

Web Layout

View

Print Layout

View

Outline

View

  1. Drawing

Fasilitas drawing dipakai untuk membuat denah, flowchart dan struktur

Fasilitas Auto shapes

 

MENU PADA MS-WORD

MENU FILE

New           Membuka File Baru

Open          Membuka File yg pernah tersimpan

Close         Menutup File

Save           Menyimpan dg nama lama

Save As     Menyimpan dg nama baru

Page Setup    Mengatur ukuran (margin, kertas dsb)

Print preview   Menampilkan cetakan dilayar

Print              Mencetak ke printer

Exit               Keluar dari Program MS-Word

MENU EDIT

Repeat Clear    Tdk jadi menghapus

Cut                   Menghapus

Copy                Mengcopy

Paste                Menempatkan hasil copyan

Paste Special    Menempatkan hasil dr rumus

Clear                Menghapus

Select All         Memilih/memblok semua

Find                 Mencari

Replace            Mencari dan mengganti

Goto                Pindah ke Page (halaman)

MENU VIEV

Normal            tampilan document dlm keadaan normal

Ruler                utk menyembunyikan/ menampil kan skala garis

Toolbar            utk menyembunyikan/ menampilkan toolbar standar/ formating

MENU INSERT

Break               Page Break utk ganti halaman

Colom Break utk ganti kolom

Page Numbers utk memulai nomor halaman berapa

Symbols          utk menampilkan huruf-huruf khusus

Picture             Clip Art utk menampilkan gambar

WortArd utk membuat Tulisan Model

Obyect            utk membuat obyek khusus

File                  menyisipkan File

Text Box         utk membuat texbox

dsb

MENU FORMAT

Font              mengatur jenis huruf serta ukurannya

Pragraph       Spacing before/Spacing After utk memberi jarak antar paragaraf

Line Spacing utk membuat jarak baris

Bullet and Numbering            :

Bulleted utk merobah Bullet

Numbered utk merobah penomoran

Border and Shading utk memberi border (garis)

Colums         utk membuat bentuk seperti kolom Koran

Tabs              utk membuat tabulasi

Drop Cap     utk membuat huruf pertama lebih besar bentuknya

Change Case:

Sentence case utk huruf pertama besar

Lowercase utk membuat huruf kecil semua

UPPERCASE utk membuat huruf besar semua

Background Utk merobah warna layar

Letter and Mailing   untuk membuat surat masal

Option  untuk merobah model tampilan

 

  1. 2.    MENENTUKAN BATAS-BATAS PENGETIKAN DAN MEMILIH UKURAN KERTAS

Klik File Page Setup

Keadaan layar seperti berikut :

Margins

Top merobah batas atas

Bottom merobah batas bawah

Left merobah batas kiri

Right merobah batas kana

Gutter jarak antar huruf

Orientation

Portrait arah cetakan vertival

Landscape arah cetakan Horizontal

Paper

Pilihan Ukuran Kertas

Letter lebar      21.59 cm

Panjang 27.94 cm

Legal   lebar      21.59 cm

Panjang 35.36 cm

Executive lebar  18.41 cm

Panjang   26.67cm

A4       lebar      21 cm

Panjang 29.7 cm

A5       lebar      14.8 cm

Panjang 21 cm

LANGKAH KE 3

Mulai mengetik dengan memper- hatikan besar kecil huruf, cetak tebal, miring dsb.

LANGKAH KE 4

Simpan dengan File Save As cari My Document atau Data, pada File Name Ketik nama filenya, kemudian Klik Save

LANGKAH 5

Cetak jika diperlukan

Jika sudah selesai menentukan Klik OK

MODUL 3

TABEL, KOLOM KORAN DAN DRAWING TOOLBAR MEMASUKKAN GAMBAR, FILE, ATAU OBJEK KE DALAM FILE DAN MAIL MERGE

 

3.1. Tabel

Membuat Tabel dapat dilakukan melalui Menu dan Toolbar dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1.   Letakkan kursor di tempat tabel akan dibuat

2.   Klik pada menu Table, kemudian klik pada sub menu Insert Table, maka akan muncul kotak dialog seperti gambar di bawah.

 

Number of columns diisi dengan jumlah kolom

 

Number of rows diisi dengan jumlah baris

 

Column width diisi dengan lebar kolom yang diinginkan, default-nya adalah Auto, artinya lebar kolom akan diatur secara otomatis.

 

 

 

 

 

 

 

 

Tombol Autoformat digunakan untuk memilih format tabel yang sudah tersedia. Jika tombol ini diklik maka akan tampil kotak dialog seperti yang terlihat di sebelah kiri.

 

 

 

Plihlah format tabel yang sesuai dengan keinginan dan klik tombol OK.

b.   Mengatur besarnya baris dan kolom

  1. Sorotlah baris, atau kolom, atau keseluruhan tabel.
  2. Klik pada menu Table, kemudian klik pada sub menu Cell Height and Width, maka akan muncul dialog untuk mengatur besarnya baris dan kolom
  3. Isikanlah ukuran-ukuran yang diperlukan, kemudian tekan tombol OK.
  1. Memisahkan (Split) dan Menggabungkan (Merge) Sel
    1. Sorotlah sel yang akan dipisahkan atau digabungkan.
    2. Klik pada menu Table, kemudian klik pada menu Split Cells atau Merge Cells, maka akan tampil kotak dialog Splits Cells atau Merge Cells.
    3. Isikan ukuran-ukuran yang diperlukan, kemudian tekan tombol OK.
  1. Mengurutkan Data dalam Tabel
    1. Sorotlah keseluruhan tabel.
    2. Klik pada menu Table, kemudian klik pada sub menu Sort, maka akan tampil kotak dialog Sort.
    3. Klik tombol OK, maka data dalam tabel menjadi terurut berdasarkan kriteria yang ditentukan.
  1. Border dan Shading

Tabel yang telah dibuat dapat diformat sesuai dengan keinginan, baik bentuk pembatas tabel (border) maupun arsirannya (shading).

1.   Langkah-langkah membuat garis tepi melalui menu Format-Borders and Shading:

-       Sorotlah sel atau tabel yang akan diformat (diberi border dan shading)

-     Klik pada menu Format, kemudian klik pada sub menu Borders and Shadings, maka akan tampil kotak dialog.

-     Tentukan bentuk garis pembatas dan arsiran yang diinginkan, kemudian tekan tombol OK.

2.   Langkah-langkah membuat garis tepi melalui toolbar Tables and Border:

-     Sorotlah sel atau tabel yang akan diormat (diberi borser)

-     Klik tanda panah pada icon border, maka akan tampil pilihan bentuk pembatas tabel.

3.2. Kolom Koran

a.   Menggunakan tombol Column pada Toolbar Standar

1.   Pada toolbar Standard, klil tombol Column

2.   Pilih dua buah kolom, lihat ilustrasi di samping ini.

Jika sebuah pesan muncul memberitahukan bahwa Anda harus berada pada tampilan Page Layout, klik OK.

b.   Menggunakan menu Format

1.   Klik menu Format dan pilih Column

2.   Kemudian akan muncul kotak dialog Column seperti gambar di samping

3.   Pada Present pilih jumlah kolom yang diinginkan, misalnya : two

4.   Klik OK

3.3. Drawing Toolbar

Dalam Toolbar Drawing kita dapat membuat garis, lingkaran, persegi, kurva, lengkungan memberikan warna, merotasi, membingkainua dan lain-lain. Sebelum menggambar kita harus memastikan dulu telah berada dalam modus tampilan Page Layout serta telah mengaktifkan Toolbar Drawing.

 

3.4.   Memasukkan Gambar, File , Atau Objek Ke Dalam File

Ada kalanya sebuah objek lain harus disisipkan ke dalam dokumen yang dibuat. Objek tersebut dapat berupa file, gambar, suara, atau bahkan video.

1.   Klik menu Insert

2.   Kemudian pilih

a.  File jika mau menyisipkan file,

b.  Picture jika menyisipkan gambar, kemudian anda pilih dari mana anda mengambil gambar bisa dari Clip Art, From File, atau dari yang lainnya.

 

3.5.   Mail Merge

Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu terutama bila penerimanya sangat banyak. Mail merge juga dapat digunakan untuk membuat sertifikat, label, dan amplop.

  • Untuk membuat mail merge terdiri dari 2 dokumen, yaitu: Dokumen Master, dokumen yang isinya sama untuk semua penerima.
  • Data Source, yaitu dokumen yang isinya khusus untuk masing-masing penerima, misalnya nama dan alamat penerima. Data source dapat berupa data di Excel, Access, Contact pada Outlook dan sebagainya.
  • Pada tutorial ini, data source menggunakan Excel, karena cara ini lebih cepat. Selain itu: Lebih mudah mengontrol dan menambah data baru.
  • Lebih mudah membaca data yang ditampilkan di lembar kerja Excel terutama bila kita ingin memperbaiki kekeliruan seperti salah pengejaan dan sebagainya.
  • Juga mempermudah menyalin data source pada dokumen Excel ke lembar kerja yang lain. Misalnya dalam membuat sertifikat pelatihan yang pesertanya lebih kurang sama, maka akan lebih mudah memilih nama pada lembar kerja tersebut dan menyalinnya ke dokumen (data source) baru.

Langkah-langkah membuat mail merge adalah sebagai berikut:

Tahap I Membuat Data Source

  1. Buat data source di Excel seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Data Surat. data source mail merge

Tahap II Membuat Dokumen Master

  1. Buat dokumen master surat di Word seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Master Surat. Beri jarak untuk menaruh nama dan alamat.  Dokumen ini jangan ditutup karena kita akan lanjutkan ke langkah berikut: menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master.

Dokumen Master mail merge

  1. Tahap III Menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Start Mail Merge.

Start Mail Merge

  1. Selanjutnya kita akan memilih data source.
  2. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Select Recipients.
  3. Pilih Use Existing List, dan cari lokasi dokumen (Data Surat) pada kotak dialog Select Data Source. Kemudian klik Open untuk menampilkan kotak dialog Select Table.
  4. Pada kotak dialog Select Table, klik lembar kerja yang berisi sumber data dan pastikan kotak First row of data contains column headers dicentang. Kemudian klik OK.
  5. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
  6. Taruh di kursor di bawah tulisan Kepada Yth., kemudian pada Mailings tab, grup Write & Insert Fields, klik Insert Merge Field dan pilih Nama.
  1. Lakukan juga hal yang sama pada Alamat dan sekarang tampilan dokumen akan seperti contoh di bawah ini. Data ditampilkan dalam tanda kurung siku dua <>.Tampilan Data Field

 

 

MODUL 4

MENGENAL MICROSOFT EXCEL DAN PENGISIAN DATA,

MEMASUKAN DATA, MENGGUNAKAN FUNGSI,

DAN MANIPULASI WORKSHEET

 

MENGENAL MICROSOFT EXCEL

Microsoft Excel ‑ disingkat Excel ‑ adalah salah satu program aplikasi spreadsheet canggih yang populer dan banyak digunakan untuk membantu mengolah, menghitung, memproyeksikan, menganalisa, dan mempresentasikan data) dibandingkan dengan versi sebelumnya, Excel mempunyai beberapa kelebihan serta didukung OLE (Object Linking and Embedding) yang memudahkan Anda bertukar objek antar aplikasi. Kelebihan tersebut diantaranya adalah kotak dialog yang lebih baik dan semakin banyaknya wizard yang tersedia, dan memungkinkan Anda menyelesaikan pekerjaan yang bersangkut paut dengan worksheet dengan mudah. Ms‑Excel memang dibuat agar lebih mudah dipakai, lebih fleksibel dan lebih terintegrasi dengan aplikasi Windows lainnya.

1. Mengaktifkan Excel

Untuk memulai program aplikasi Excel, langkah‑langkah yang harus diikuti adalah sebagai berikut: nyalakan komputer Anda, tunggu sampai menampilkan area kerja (desktop) Windows

(klik Tombol Start yang ada pada taskbar)

Pilih menu Programs

Kemudian pilih dan klik program Microsoft Excel (Lihat Gambar 1). Tunggu sampai program aplikasi microsoft Excel ditampilkan.

3. Memindahkan Penunjuk Sel (Cell Pointer)

Ketika lembar kerja Excel pertama kali dibuka penunjuk sel berada pada alamat sel A1. Untuk memindahkan penunjuk se1 ini ke posisi baru yang Anda inginkan dapat dilakukan dengan menggunakan keyboard atau mouse. Apabila Anda menggunakan Keyboard, Anda dapat menggunakan salah

tombol dibawah ini:

Tombol

Perpindahan Penunjuk Sel

Panah kiri

ke kiri satu kolom

Panah kanan

ke kanan satu kolom

Panah atas

ke atas satu baris

Pana bawah

ke bawah satu baris

PgUp

ke atas satu layar

PaDn

ke bawah satu layar

Ctri + Panah Kanan atau Tab

ke kanan satu layar

Ctri + Panah Kiri atau Shift + Tab

Ke kiri satu layar

Home

Ke sel A1

Ctrl + End

ke kolom terakhir yang berisi data

Sedangkan bila Anda ingin menggunakan mouse untuk memindahkan penunjuk sel, cukup dilakukan dengan menekan tomboi mouse satu kali pada alamat sel yang diinginkan (bila sel itu terlihat di layar). Sebagai contoh bila Anda ingin memilih sel D6, arahkan penunjuk mouse (mouse pointer) pada sel D6 kemudian tekan tombol mouse satu kali.

Anda dapat pula menggulung lembar kerja baris pada arah kiri‑kanan maupun atas‑bawah dengan menggunakan kendali penggulung (Scroll Bar).

4. Range

Range adalah kumpulan dari beberapa sel yang membentuk segi empat

Range C3:E6

Kumpulan sel pada suatu range dapat diproses sekaligus. Untuk memproses suatu range Anda perlu terlebih dahulu menyatakan range tersebut dengan menyorotnya. Menyorot range dapat dilakukan dengan berbagai cara.

5. Menyorot Range dan Baris/Kolom

5.1. Menyorot Range Menggunakan Tombol SHIFT

Anda dapat menyorot range dengan menggunakan tombol SHIFT bersamaan dengan tombol anak panah di keyboard dengan langkah berikut

Klik (letakkan) pointer ke awal range

Sambil menekan SHIFT tekan tombol anak panah sampai range yang diinginkan

Anda dapat pula menggunakan tombol SHIFT bersamaan dengan mouse dgn langkah sbb:

Klik (letakkan) pointer ke awal range

Sambil menekan SHIFT klik sel akhir yang diinginkan

Anda dapat menyorot range dengan menggunakan mouse dengan langkah sbb:

Tempatkan pointer di awal range

Klik dan tahan tombol mouse serta geser penunjuk mouse sampai ke range akhir

Anda dapat menyorot beberapa range sekaligus dengan langkah sbb:

Sorot range yang pertama

Sambil menekan CTRL sorotlah range berikutnya dengan menggunakan mouse.

5.2. Menyorot Kolom atau Baris

Anda dapat menyorot suatu Kolom atau Baris dengan melakukan klik di judul kolom (huruf kolom) atau judul baris (nomor baris) yang Anda inginkan. Misainya bila Anda ingin menyorot seluruh kolom C, cukup lakukan klik di huruf kolom C.

Untuk menyorot sederet kolom (misalnya kolom A, B, dan C) atau sederet baris (misal baris 1, 2 dan 3) lakukanlah klik di huruf kolom atau nomor baris awal lalu geserlah penunjuk mouse (tombol mouse tetap di tekan) hingga menyorot seluruh deretan kolom atau baris yang diinginkan.

5.3. Menyorot Beberapa Kolom atau Baris

Anda dapat juga menyorot beberapa kolom dan baris sekaligus dengan langkah sebagai berikut:

Klik di huruf kolom atau nomor baris yang Anda inginkan

Sambil menekan CTRL lakukan klik di huruf kolom atau nomor baris berikutnya.

Ulangi langkah no. 2

6. Memasukkan Data Ke Worksheet (Lembar Kerja)

6.1. Memasukan Data Teks dan Nilai

Ada dua tenis data yang dapat Anda masukkan ke dalam lembar kerja, yaitu teks (label) atau nilai (value). Nilai atau value adalah data yang berupa angka atau rumus. Setiap data yang diawali oleh karakter  berikut ini adalah  nilai :

0, 1, 2, … 9, atau + , ‑, =, .. $, #,. (, dan @,

Contoh nilai adalah     253000;     =20+15            5e6 (yang merupakan penulisan cepat untuk 5 juta)

Data yang diawali dengan karakter huruf atau lambang‑lambang yang tidak tercantum di atas akan

diperlakukan sebagai teks atau label.

Contoh label adalah:     Kornputer;      Cerita 1001 Malam;    35 Tahun Orde Baru Berkuasa

Langkah untuk memasukkan data ke dalam suatu sel pada lembar kerja, yaitu

1. Pilih sel tempat Anda akan memasukkan data.

2. Ketikkan data yang diinginkan, diakhiri dengan ENTER.

             Ketika Anda mengetikkan data perhatikan beberapa hal berikut:

Data yang sedang Anda ketikkan akan muncul di sel yang Anda pilih maupun di baris rumus

Di sel tempat Anda mengetikkan data ada garis vertikal berkedip‑kedip yang biasa disebut titik

sisip (insertion point)

Bila Anda salah mengetik, hapuslah karakter yang salah tersebut dengan menekan tombol

BACKSPACE

Mengakhiri pemasukan data tidak selalu harus menggunakan tombol ENTER, tetapi dapat juga menggunakan cara lain sebagai berikut:

Menekan tombol panah (  ? ???) atau PgUp dan PgDn. Dengan cara ini data akan masuk ke sel yang ditunjuk, sekaligus penunjuk sel pindah ke sel lain sesuai tombol yang Anda tekan. Cara tersebut dapat mempersingkat pemasukan data yang berantai ke sel yang bersebelahan..

Pilih tanda Enter (ü ) pada baris entri data. Lihat gambar 3

Tekan tombol Esc atau pilih Cancel (X) pada baris entri data, bila data tidak jadi Anda masukkan.

Tombol Enter

Tombol Cancel

 

 

                   Gambar 3. Tombol Tanda Enter dan Cancel

 

MEMASUKAN DATA KEMUDIAN MEMFORMATNYA

1. Memasukkan Rangkaian Angka

Untuk memasukkan rangkaian data yang berjenis angka,

Contoh nomor 1, 2, 3, 4 dst. Yang dibuat hanya 2 sel. Lakukan langkah berikut:

Klik sel A1 dan ketik angka 1

Klik sel A2 dan ketik angka 2

Sorot range A1:A2

Gerakkan pointer mouse ke fill handel

Klik dan geserlah fill handel, misalnya ke sel A7

 

                                           Fill Handel

 

 

2. Memasukkan Rangkaian Teks (Label)

Anda dapat pula memasukkan rangkaian data yang berjenis teks, misainya nama‑nama bulan atau nama‑nama hari. Lakukanlah langkah berikut:

Klik sel A1 sebagai posisi awal

Ketik nama bulan atau hari sebagai teks awal misainya Jan atau Sun

Pada sel yaitu A2 ketik nama bulan atau hari berikutnya, Feb atau Mon

Sorot range A1A2

Fill Handel        Klik dan geserlah fill handel, misainya ke sel A7

3. Menuliskan Rumus

Menulis Rumus pada Excel harus di awali denganambang sama dengan (=) dan tidak boleh ada spasi.

Letakkan pinter ke sel tujuan (D5)

Ketik =

Pindahkan pointer ke sel D3

Ketik *

Sorot sel D4

Tekan ENTER atau tombol Confirm

Contoh penulisan rumus Penjumiahan                         Contoh penulisan rumus Pengurangan

=C5+D5                                                                        =C5‑D5

=C5+10                                                                         =C5‑10

Contoh penulisan rumus Perkalian                               Contoh penulisan rumus Pembagian

=C5*D5                                                                         =C5/D5

=C5*10                                                                          =C5/10

4. Fungsi‑Fungsi yang sering Digunakan

Ada beberapa fungsi yang sering Anda gunakan pada saat bekerja dengan Ms. Excel, yaitu diantaranya : 4.1. =SUM(Range) digunakan untuk penjumlahan data dalam suatu range.

Caranya: dengan keyboard Caranya: dengan mouse
Letakkan pointer ke sel tujuan

Ketik =Sum(

Pindahkan pointer ke awal range

Tekan l (titik) dan sorot sampai akhir range ¿

Klik pointer ke sel tujuan

Ketik =Sum(

Klik pointer pada awal range

Drag (seret) sampai akhir range ¿

 

4.2  = COUNT(Range)            Menghitung banyak data dalam suatu range yang terisi

4.3. = AVERAGE(Range)       Menghitung rata‑rata data dalam suatu range.

4.4. = MAX(Range)                 Menghitung nilai terbesar data dalam suatu range.

4.5. = MIN(Range)                   Menghitung nilai terkecil data dalam suatu range.

4.6. = ROUND(Range)            Membulatkan data.

4.7. = TODAY(Range)            Menampilkan tanggal yang ada pada sistem kornputer.

4.8. = COUNTIF(Range,Kriteria) Menghitung banyak data dalam range dengan kriteria tertentu.

4.9. = SUMIF(Range,Kriteria,Jumiah data dalam range) Menghitung jumlah data dalam suatu range

dengan kriteria tertentu.

5. Menjumlahkan Data Secara Otomatis

Pada saat Anda bekerja dengan Microsoft Excel seringkali Anda perlu menjumlahkan data yang tersimpan pada suatu baris maupun kolom tertentu. Untuk menjumlahkan data tersebut selain dengan menggunakan fungsi SUM, Anda dapat pula menggunakan cara lain yang lebih mudah, yaitu dengan memanfaatkan tombol AutoSum untuk membantu menjumlahkan data dalam baris dan kolom tertentu secara otomatis.

Toolbar Perintah Keterangan
Auto Sum Menjurniahkan data pada suatu baris dan kolom secara otomatis.

Masih dengan menggunakan contoh data di atas, untuk menjumlahkan data dengan menggunakan AutoSum lakukan langkah berikut:

Pilih sel C13.

Kemudian Anda pilih tombol AutoSum pada toolbar Standard.

Tekan Enter.

Sebagai contoh berikutnya buatlah daftar Penjualan Barang PT. Rizkya Safitri untuk awal tahun 1998.

Pada contoh tersebut data yang akan Anda jumlahkan terdiri dari beberapa kolom dan baris. Untuk menjumlahkan data secara sekaligus beberapa kolom dan baris lakukan langkah berikut:

Sorot range C12:G12.

Kemudian sorot range G7:G11

 

6. Mengatur Format Tampilan Angka

Pada saat bekerja dengan Ms. Excel, data angka yang Anda ketikkan seringkah perlu ditampilkan dengan tampilan atau format tertentu. Anda dapat memformat data angka dengan dua cara, cara pertama yaitu dengan mengatur format tampilan angka ketika Anda memasukkan data sedangkan cara kedua dengan memilih perintah Format Cells.

Anda dapat memformat data angka yang tersimpan pada suatu sel atau range dengan menggunakan perintah format cells. Untuk menggunakan perintah format cells dapat dilakukan dengan dua cara sebagai berikut:

Cara Pertama

Sorotlah sel atau range yang akan Anda format.

Pilih menu Format, Cells atau tekan CTRL+1. kotak dialog Format Cells akan ditampilkan.

Pada kotak dialog Format Cells, pilih tab Number. Lihat gambar dibawah ini.

Pilih katagori format yang Anda inginkan pada kotak daftar pilihan catagory.

Pada Use 1000 Separator (,), tandai untuk pemisah ribuan , (koma).

Pilih Ok

Sorotlah sel atau range yang akan Anda format.

Penunjuk mouse tetap pada posisi sel atau range yang Anda sorot, Kemudian tekan tombol mouse sebelah kanan satu kali. Microsoft Excel akan menampilkan shortcut menu seperti gambar

Pilih menu Format Cells. Kotak dialog Format Cells akan ditampilkan. Pada kotak dialog Format Cells, pilih tab Number.

Pilih katagori Format yang Anda inginkan pada kotak daftar pilihan Catagory. Pada Use 1000 Separator (J, tandai untuk pemisah ribuan , (koma).

Pilih Ok.

PENGISIAN TANGGAL, WAKTU, DAN FORMAT CELLS

Format Pengislan Data Tanggal dan Waktu

Untuk mengisi data tanggal atau waktu dengan berbagai format. Contohnya adalah

Keterangan Conton Penulisan Hasil
Untuk memasukkan 1. =Date(1998,3,15) 15-Mar-98
15 Maret 1998 2. 15-Mar-98 (dengan format date yang
3. 15-Mar sesuai)
4.3/15/1998
5. March 15, 1998
Untuk memasukkan waktu 20:9 8:09:00 PM
jam 20:09 8:9 PM (dengan format time yang
=Time(20,09,00) sesuai)

Untuk memasukkan data tanggal Anda perlu memperhatikan hal‑hal berikut ini :

Pada cara pertama Anda memasukan data tanggal dengan menggunakan fungsi date, dengan aturan

penulisan =date(tahun,bulan,tanggal).

Pada cara yang kedua nama bulan disingkat dengan tiga huruf, yaitu

Jan, Feb, Mar, Apr, May, Jun, Jul, Aug, Sep, Oct, Nov, Dec.

Pada cara ketiga angka tahun tidak diketik, Excel akan menganggapnya tahun sekarang (sesuai dengan tanggal di kornputer).

Pada cara keempat, angka bulan, yaitu 3 harus diketik di depan. Jadi formatnya bulan/tanggal/tahun.

Pada cara kelima nama bulan diketik lengkap.

Anda boleh mengetik tanggal dengan salah satu cara di atas. Excel menyimpan data tanggal tersebut sebagai suatu angka seri yang menunjukkan jumlah hari mulai awal abad hingga hari tersebut. Sebagai contoh ketikkan tanggal

15‑Mar‑98

di suatu sel lalu tekan Enter. Lalu tampilkan data tersebut dengan format General, dengan langkah sebagai berikut:

Pilih sel tersebut.

Klik menu Format, Cells atau tekan CTRL+1. Kotak dialog Format Cells akan ditampilkan.

Pilih tab Number dari kotak dialog tersebut.

Pilih General pada kotak daftar Category.

Pilih <OK>.

Anda akan melihat bahwa data tersebut sekarang ditampilkan sebagai 35869. Berarti jumlah hari sejak awal abad ini hingga 15 Maret 1998 adalah 35869.

Anda dapat memasukkan kombinasi data tanggal dan waktu di suatu sel, misainya

3/15/98 16:37

Format Tanggal dan Waktu

Untuk mendapatkan hasil yang sesuai, Anda harus menentukan format sel menjadi format date atau time yang sesuai. Caranya adalah :

Pilih range yang akan diproses.

Klik menu Format, Cells atau tekan CRTL+1. Kotak dialog Format Cells akan ditampilkan.

Pilih tab Number di kotak dialog tersebut.

Pilih Format Date atau Time pada kotak Category.

Pada kotak Type pilih salah satu yang sesuai.

Klik <OK> jika sudah selesai.

Selain cara tersebut di atas, Anda juga dapat mengatur tampilan tanggal atau waktu (jam) sesuai keinginan Anda melalui pilihan Custom pada kotak Catagory.

Selain merubah format tanggal dan waktu, tab number dapat juga merubah format angka.

FORMAT CELLS ALIGNMENT & FONT

Alignment (Perataan dan Orientasi Teks)

Kita dapat mengatur perataan dan orientasi teks (Alignment) di dalam sel dengan cara sebagai berikut:

Pilih range yang akan diproses.

Klik menu Format, Cells atau tekan CTRL+1. Kotak dialog Format Cells ditampilkan.

Klik tab Alignment  di kotak dialog tersebut.

Bila kotak dialog Wrap Text ditandai, maka teks yang panjang akan “dilipat”. Artinya bila lebar kolomnya        tidak cukup, maka teks tersebut dilanjutkan di baris berikutnya (ke bawah) pada sel yang sama.

Srink to Fit adalah untuk menyesuaikan besarnya teks dengan lebarnya sel secara otomatis.

Merge Cells adalah untuk menggabungkan beberapa sel menjadi satu.

Tentukan perataan teks horizontal (mendatar) dengan mengklik drop‑down, kemudian memilih salah satu jenis perataan horizontal yang ada dalam daftar. Apabila memilih Left (indent), maka kita dapat         mengatur indentasinya dengan mengklik panah naik atau turun, atau dituliskan langsung di dalam kotak indent.

General                                     Teks rapat kiri dan angka rapat kanan

Left (indent)                               Teks dan angka rapat kiri

Center                                       Teks dan angka rata tengah

Right                                          Teks dan angka rapat kanan

Fill                                              Teks diulang hingga memenuhi kolom

Justify                                        Bila teks dilipat menjadi beberapa baris, maka tepi kiri dan

kanan diratakan

Center across selection            Teks dirata‑tengahkan pada range (beberapa sel) yang dipilih

Bila tinggi baris melebihi tinggi teks, maka kita dapat menentukan perataan vertikal.

Top                                            Rata atas

Center                                       Rata tengah

Bottom                                      Rapat ke bawah (ini default‑nya)

Justify                                       Memenuhi tinggi baris (bila ada pelipatan kata dan ada lebih

dari satu baris teks).

Orientasi teks dalarn sel dapat Anda tentukan dengan mengklik jenis orientasi yang dikehendaki, yaitu vertikal, datar atau miring (dengan menentukan kemiringannya dengan cara menggeser tulisan text ke atas atau ke bawah, atau dengan menuliskan langsung pada kotak Degrees).

Jika sudah selesai, pilih <OK>.

Font

Font (Jenis huruf) dapat kita ubah sesuai dengan keinginan kita yang ada dalarn daftar font. Caranya sebagai berikut:

Pilih sel/range/sebagian kata (potongan kalimat dalam suatu sel) yang akan diubah/proses.

Klik menu Format, Cells atau tekan CRTL+1. Kotak diaiog Format Cells ditampilkan.

Klik tab Font di kotak dialog tersebut.

Melalui kotak dialog ini, Anda dapat menentukan hal‑hal berikut ini:

Memilih Font

Masukkan nama font di kotak teks Font. Anda dapat mengetikkannya atau memilihnya di kotak daftar font di bawahnya. Bila daftar panjang Anda dapat menggulungnya dengan menekan PGUP atau PGDN, atau dengan menggunakan scroll bar vertikal di sampingnya. Berikan pilihan Anda dengan mengkliknya. Bila Anda memilih salah satu font di kotak daftar, di bagian bawah kotak dialog akan ditampilkan penjelasan tentang font tersebut.

Memilih Font Style

Tentukan font style di kotak teks Font Style dengan cara mengetik atau memilih di kotak daftar di bawahnya. Style yang dapat dipilih adalah :

Regular           Biasa atau normal. Contohnya Regular.

Italic                 Miring. Contohnya Italic.

Bold                 Tebal. Contohnya Bold.

Bold Italic        Tebal dan miring. Contohnya Bold Italic.

 

Menentulkan Ukuran Font (Size)

Tentukan ukuran huruf di kotak Size dengan mengetik ukuran yang diinginkan dtau memilih di kotak daftar ukuran font di bawahnya. Ukuran font ditentukan dengan satuan point (1 point = 1/72 inchi).

Menentulkan Garis Bawah Font (Underline)

Apabila menginginkan font yang digaris bawah dapat dipilih dengan mengklik kotak drop‑down Underline. Kemudian pilih salah satu jenis garis bawah yang diinginkan.

None                                Tidak menggunakan garis bawah

Single                              Garis bawah tunggal

Double                            Garis bawah ganda

Single Accounting         Garis bawah tunggal selebar kolom

Double Accounting       Garis bawah ganda selebar kolom

 

 

 

Memilih Warna Font (Color)

Warna font dapat diubah sesuai dengan keinginan kita yang ada dalam daftar color font. Caranya adalah dengan mengklik kotak drop‑down Color sehingga tampil kotak palet warna, klik salah satu warna yang dipilih.

Menentulkan Effect Font

Kita dapat menentukan effect font dengan menandai/mengklik kotak checklist di dalam kelompok

Effects, diantaranya adaiah :

Strikethrough            mencoret huruf. Contohnya Strikethrough.

Superscript                membuat huruf dicetak agak ke atas (seperti pangkat)

Contohnya Superscscript.

Subscript                    membuat huruf dicetak agak ke bawah.

Contohnya Subscript

 

Mengembalikan ke Font Normal

Untuk mengembalikan ke font normal, klik kotak cheklist di samping Normal Font.

Mengintip Hasilnya (Preview)

Anda dapat melihat hasil perubahan font sebelum diterapkan dengan melihat kotak Preview di sebelah kanan bawah.

Menerapkan Font yang sudah diubah

Untuk menerapkan font yang sudah diubah, caranya adalah dengan mengklik tombol <OK> di bagian bawah atau Cancel untuk membatalkan perubahan.

Selain dengan cara‑cara di atas, Anda dapat juga mengubah font dan alignmentnya melalui Formatting toolbar.

Toolbar Keterangan Kegunaan
Font Menentukan huruf
Font Size Ukuran huruf
Bold Huruf tebal
Italic Huruf miring
Underline Garis bawah
Align Left Rata kiri
Centre Rata tengah
Align Right Rata kanan
Merge and Centre Menggabungkan kolom atau baris dan rata tengah

$

Currency Style Format Satuan Uang
Percent Style Format persen
Comma Style Format koma
Increase Decimal Menambah desimal
Decrease Decimal Mengurangi desimal
Font Color Warna huruf

 

FORMAT BORDER DAN PATTERN

Format Border

Agar tampak lebih menarik dan lebih informatif, suatu range dapat Anda “hias” dengan border (garis‑garis yang membatasi sel) dan pattern (corak dan warna). Sebelum Anda menata tampilan, sebaiknya Anda sembunyikan dahulu garis grid atau gridlines, yaitu garis bantu yang membatasi setiap sel. Prosedur untuk menghilangkan/menyembunyikan garis grid adalah :

Click menu Tools, Options. Kotak dialog Options akan ditampilkan.

Pilih tab View di kotak dialog tersebut. Hilangkan tanda cheklist di kotak cek Gridlines.

Pilih <OK>.

Contoh border diperlihatkan pada Gambar 10.5. Prosedur untuk memberikan border atau garis batas adalah :

Pilih range yang Anda proses.

Click menu Format, Cells atau tekan CTRL+1. Kotak dialog Format Cells ditampilkan.

Pilih tab Border di kotak dialog tersebut.

Apabila dengan shortcut menu (Gambar 10.4):

Pilih range yang akan diproses.

Klik kanan mouse, sehingga ditampilkan shortcut menu.

Pilih/Klick Format Cells. Kotak dialog Format Cells akan ditampilkan.

Pilih tab Border di kotak tersebut (Gambar 10.5).

Pilih jenis/ketebalan garis dari kotak Style dengan mengklik salah satu jenis garis tersebut.

Jika akan mengubah warna garis klik Color, kemudian klik lagi warna yang sesuai.

Selanjutnya Anda dapat memilih garijbatas dengan mengklik tombol‑tombol yang tampak seperti dalam

gambar di atas.

None                    Tanpa/menghilangkan garis batas.

Outline                Garis batas di sekeliling range.

Inside                  Garis batas di bagian dalam range.

Garis batas di atas range/sel

Garis batas di bawah range/sel

Garis batas di tengah range secara horisontal

Garis batas di tengah range secara vertikal

Garis batas diagonal ke kiri atas dalam range/sel

Garis batas diagonal ke kanan atas dalam range/sel

Garis batas di kiri range/sel

Garis batas di kanan range/sel

Pilih <OK> jika sudah selesai.

Apabila menggunakan Formatting toolbar, Anda dapat mengklik panah ke bawah pada tomboi border, kemudian pilih border yang diinginkan.

Contoh berbagai border diperlihatkan pada Gambar 7.

Anda juga dapat mengkombinasikan berbagai border tersebut seperti diperlihatkan pada gambar.

Format Pattern

Untuk memberikan tampilan yang berbeda antara suatu range/sel dengan range/sel lainnya, Anda dapat memberikan corak dan warna yang berbeda pada range/sel tersebut yang biasa disebut pattern. Caranya adalah :

Pilihlah range/sel yang akan diproses.

Klik menu Format, Cells atau tekan CTRL+1. Kotak dialog Format Cells akan ditampilkan.

Pilih tab Patterns dalam kotak dialog tersebut.

Sebuah kelebihan dari MS‑Excel adalah merupakan sebuah Workbook, artinya bahwa buku kerja dapat merupakan gabungan dari beberapa worksheet, hal ini merupakan salah satu keunggulan dibandingkan program spreadsheet yang lain.

MANIPULASI WORKSHEET

Manipulasi worksheet mengandung arti bahwa sebuah worksheet dapat ditambah dengan worksheet lain, dirubah nama sheetnya, disisipkan dengan worksheet lain, dipindahkan Sheetnya diantara sheet yang ada dan dihapus salah satu sheetnya.

Berpindah Sheet

Dalarn Keadaan Defaultnya MS‑Excel akan memberikan anda tiga buah Sheet yang dapat digunakan, hal ini dapat diketahui pada bagian bawah worksheet, di atas Status Bar, dimana terlihat seperti berikut :

Penunjuk Sheet (Nama Sheet)

Tombol Untuk memindahkanke sheet paling akhir

Tombol untuk berpindah satu sheet ke kanan

Tombol untuk berpindah satu sheet ke kiri

Tombol untuk memindahkan sheet ke sheet paling awal

Untuk berpindah dari satu sheet ke sheet yang lain dapat dilakukan :

Kilk pada salah satu tombol panah seperti pada gambar di atas,

Klik pada Nama Sheet yang diinginkan,

untuk pindah antar sheet dengan menggunakan keyboard

Ctrl + PgUp                      Untuk pindah ke sheet berikutnya, misalnya  dari sheet1 ke sheet2.

Ctrl + PgDown                 Untuk pindah ke sheet sebelumnya, misalnya daril sheet2 ke sheet1.

Mengganti nama lembar kerja

Seperti yang telah dijelaskan diatas secara default lembar kerja yang aktif diberi nama sheet1, sheet2, dan sheet3. Tetapi anda juga dapat memberikan nama yang memberikan nama yang bermakna bagi anda atau yang sesuai dengan yang tabel tabel ada dalam lembar kerja tersebut.

Untuk mengganti nama lembar kerja dengan nama lain, dapat mengikuti langkah langkah sebagai berikut :

Klik lembar kerja yang Anda inginkan,

Klik Menu Format, Sheet, Rename.

Ketikkan nama baru nama pada lembar kerja / sheet..

Cara Lain dapat dengan klik ganda atau klik kanan pada lembar kerja yang Anda pilih selanjutnya ikuti langkah 3.

Menyisipkan Lembar Kerja

Apabila anda ingin menyisipkan satu lembar kerja baru untuk menambah lembar kerja yang anda perlukan, pada posisi tertentu. Anda dapat mengikuti langkah‑langkah berikut:

Klik Lembar kerja / Sheet yang anda tentukan,

Klik Menu Insert, selanjutnya pilih sub menu Worksheet, maka lembar kerja baru akan muncul sebelum lembar kerja yang dipilih.

atau

Klik Lembar kerja / Sheet yang anda tentukan , dan lakukan klik kanan sehingga menu shortcut ditampilkan

Pilih tab general pada Kotak Dialog Insert dan pilih item Worksheet.

Pada saat bekerja mungkin anda perlu, menyisipkan, baris, kolom, clan pada lembar kerja. Terutama bila anda akan menambahkan atau mengurangi data yang sudah ada. Juga ada kalanya anda menyembunyikan kolom dan baris.

Menyisipkan baris

Untuk dapat meyisipkan baris baru dapat mengikuti langkah langkah sebagai berikut: Sorot sel atau range tempat yang akan anda sisipkan. Pilih dan klik menu Insert, Rows.

atau dengan cara yang lain adalah

Lakukan langkah satu diatas. Klik kanan pada range yang disorot, pilih menu Insert maka kotak dialog insert akan ditampikan, pada kotak dialog tersebut pilih Entire Row.

Klik Ok.

Menyisipkan kolom

Untuk dapat meyisipkan kolom baru dapat mengikuti langkah langkah sebagai berikut:

Sorot sel atau range tempat yang akan anda sisipkan.

Pilih dan klik menu Insert, Column.

sedangkan cara lain adalah

Lakukan langkah satu diatas.

Klik kanan pada range yang disorot, pilih menu Insert maka kotak dialog insert akan ditampilkan, pada kotak dialog tersebut pilih Entire Column. Klik Ok.

Menyisipkan Sel

Untuk dapat menyisipkan kolom baru dapat mengikuti langkah langkah sebagai berikut:

Sorot sel atau range tempat yang akan anda sisipkan.

Pilih clan klik menu Insert Cell.

Pada kotak diaiog insert pilih :

Shift Cells Right   :   Untuk menggeser data ke sebelah kanan serta menyisipkan sel atau range yangmasih kosong di tempat tersebut.

Shift Cells Down :   Untuk menggeser data ke bawah serta menyisipkan sel atau range yang masih kosong di tempat tersebut.

Klik Ok

sedangkan cara lain adalah :

Lakukan langkah satu diatas.

Klik kanan pada range yang disorot, pilih menu Insert.

lakukan langkah 3 diatas

Klik Ok.

Ada kala Anda perlu menyembunyikan beberapa kolom atau baris tertentu supaya tidak ditampilkan saat pencetakan atau menyembunyikan data tertentu supaya tidak dapat dilihat oleh orang yang tidak berwenang.

Menyembunyikan Kolom

Untuk menyembunyikan kolom langkah langkah dibawah ini:

Sorot sel atau range dari kolom yang anda ingin sembunyikan

Pilih Menu Format, Column, Hide.

atau

Sorot kolorn yang anda ingin sembunyikan

Kilk kanan, Pilih dan klik Hide.

Menyernbunyikan Baris

Untuk menyembunyikan baris langkah langkah dibawah ini:

Sorot sel atau range dari baris yang anda ingin sembunyikan

Pilih Menu Format, Row, Hide.

atau

Sorot baris yang anda ingin sembunyikan

Klik kanan, klik Hide.

Untuk menampilkan kembali kolom atau baris yang anda sembunyikan dapat dilihat dalam langkah di bawah ini :

Menampilkan Kembali Kolom yang Tersembunyi.

Untuk menampilkannya kembali ikuti langkah langkah dibawah ini

Sorot sel atau range dari kolom yang mengapit dari kolom yang tersembunyi, misalnya sorot kolom A sampai D untuk menampilkan B dan C yang tersembunyi.

Pilih Menu Format, Column, Unhide.

atau

Sorot kolom yang mengapitdari kolom yang tersembunyi.

Kilk kanan, Pilih dan klik Hide.

Menampilkan Kembali Baris yang Tersembunyl

Untulk menampilkan baris yang tersembunyi dapat mengikuti langkah-langkah dibawah ini :

Sorot sel atau range dari baris yang mengapit dari baris yang tersembunyi, misainya sorot baris 1 sampai 4 untuk menampilkan 2 dan 3 yang tersembunyi.

Pilih Menu Format, Row, Unhide.

atau

Sorot baris yang mengapit  dari baris yang tersembunyi.

Klick kanan, Pilih dan klik Hide.

Menghapus Sel, Kolom, dan Baris

Untuk dapat menghapus sel, kolom, dan baris anda dapat mengikuti langkah berikut:

Sorot sel atau kolom ataupun baris yang ingin anda hapus.

Pilh Menu Edit, Delete… atau klik kanan dengan penunjuk mouse masih tetap di pada sel atau range anda sorot, kemudian pilih menu Delete…. Selanjutnya akan muncul kotak dialog Delete.

Pada Kotak dialog tersebut Pilih :

Shift Cell left, Untuk menghapus sel atau range yang anda sorot, dan menggantinya dengan data dari sel atau range yang berada pada sebelah kanannya.

Shift Cell Up, Untuk menghapus sel atau range yang anda sorot, dan menggantinya dengan data dari sel atau range yang berada di bawahnya.

Entire Row, Untuk menghapus seluruh baris dari sel atau range yang anda sorot, dan menggantinya dengan baris yang berada di bawahnya.

Entire Column, Untuk menghapus seluruh kolom dari sel atau range yang anda sorot, clan menggantinya kolom yang berada di kanannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MODUL 5

FUNGSI LOGIKA, OPERATOR LOGIKA, DAN FUNGSI STRING

 

FUNGSI LOGIKA

Disamping operasi hitung Microsoft Excel juga dapat melakukan operasi logika, sehingga dapat melakukan penilaian apakah suatu pernyataan benar atau salah. Pernyataan (Ekspresi) logika memerlukan salah satu operator relasi berikut:

OPERATOR

DEFINIS

Tanda = Sama dengan
Tanda > Lebih Besar dari
Tanda < Lebih Kecil dari
Tanda >= Lebih Besar atau sama dengan
Tanda <= Lebih Kecil atau sama dengan
Tanda <> Tidak sama dengan

Sebagai contoh isi Sel A2 = 100, dan Sel B2 = 125, Selanjutnya isi Sel C2 dibuat ekspresi pernyataan logika berikut ini:

Isi C2 = B2>A2

Dengan Ekspresi tersebut, maka Microsoft Excel akan menampilkan tulisan TRUE bila ekspresi itu benar, dan akan menampilkan FALSE jika ekspresi itu salah.

BENTUK UMUM FUNGSI IF

Fungsi kondisi IF mempunvai bentuk sebagai berikut:

=IF(Ekspresi Logika,Perintah-l,Perintah-2)

atau sama dengan

=IF(Kondisi,Aksi-l,Aksi-2)

Artinya adaiah:

Jika Ekspresi Logika Benar, maka perintah‑1 yang akan dikerjakan

Jika Ekspresi Logika Salah, maka perintah‑2 yang akan dikerjakan

atau sama dengan

Jika Kondisi Benar, maka Aksi‑1 yang akan dikerjakan

Jika Kondisi Salah, maka Aksi‑2 yang akan dikerjakan

Contoh kriteria kelulusan Siswa “LPP Maju Terus” dengan ketentuan sebagai berikut

Jika Nilai Akhir >=65, maka “LULUS”

Jika Nilai Akhir <65, maka “GAGAL”

Tabeinya sebagai berikut:

A

B

C

No

NAMA SISWA

NILAI AKHIR

KETERANGAN

1.

Nanang Sumarna

75

=IF(B2>=65,”LULUS”,”GAGAL”)

2.

Nining Sumarni

60

3.

Lia Sumarni

56

4.

Renalda Andoyo

86

5.

Susilo Sudarto

90

6.

Sumenep Jinawa

90

7.

Antosan Antono

87

Rumusnya adalah pada Sel C2 =IF(B2>=65,”LULUS”,”GAGAL”)

Atau bisa juga isi sel C2 =IF(B2<65,”GAGAL”,”LULUS”)

Macam‑macam rumus fungsi Logika IF

Penulisan rumus dalam fungsi logika IF ada beranekaragam penulisan, contohnya:

=IF(A1>10,300,6000) Artinya  : Jika. Kondisi sel A1 lebih dari 10 (numerik), maka Aksi1=300 (numerik) clan Aksi 2 = 6000 (numerik).
=IF(A1 =”Ya”,”Makan”,”Tidur”) Artinya  : Jika Kondisi sel A1 Ya (label), maka Aksi 1 = Makan (Label) dan Aksi 2 Tidur (label).
=IF(A1=”KD200″,1000,”Denda”) Artinya  : Jika Kondisi sel A1 KD200 (label), maka Aksi 1 = 1000 (numerik) dan Aksi 2 = Denda (label).

 

FUNGSI IF BERCABANG

Jika kemungkinan yang ada tidak hanya dua, tetapi tiga atau lebih (berbentuk kompleks) maka pemecahkan masalah seperti ini adalah dengan ekpresi IF bercabang.

Bentuk umunya adalah sebaqai berikut:

 

=IF(Logika1,Pernyataan1,IF(Logika2, Pernyataan2,Pernyataan3))

Artinya:

Jika Logika1 betul, kerjakan Pernyataan1

Jika Logika2 betul, kerjakan Pernyataw2

Jika Logika1 dan 2 Salah, baru dikerjakan Pernyataan3

Catatan: Anda dapat memakai semua fungsi kondisional yang dijelaskan dalam bagian ini sebagai formula mandiri. Meskipun biasanya dapat memakai fungsi‑fungsi AND, OR, NOT dalam sebuah fungsi IF. Nanti akan dibahas di modul di depan, demikian juga dalam IF bisa digabung fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP.

Contoh Soal.

Kalau Nilai >=85 keterangan Nilai = A

Kalau Nilai >=70 dan <85, keterangan Nilai = B

Kalau Nilai <70, maka Nilai = C

TabeInya sebagai berikut:

A

B

C

1

NAMA SISWA

NILAI AKHIR

KETERANGAN

2

Nanang Sumarna

75

=IF(B2>=85,”A”,IF(B2>=70,”B”,”C”))

3

Nining Sumarni

60

4

Lia Sumarni

56

5

Renaida Andoyo

86

6

Susilo Sudarto

90

7

Sumenep Jinawa

90

8

Antosan Antono

87

Jawaban Untuk Sel C2 adalah =IF(B2>=85,”A”,IF(B2>=70,”B”,”C”))

 

 

Contoh Soal Lain :

B

C

D

E

F

G

H

I

1

2

No

NIP

Nama

Golongan

Gaji

Pokok

Tunjangan

Pajak

Gaji

Bersih

3

1

131327123 Asep

A1

200000

20000

4000

216000

4

2

131327127 Cecep

A1

200000

20000

4000

216000

5

3

131327131 Desi

A2

400000

32000

20000

412000

6

4

131327135 Susi

A3

600000

36000

30000

606000

7

5

131327139 Maya

A1

200000

20000

4000

216000

1   Mengisi Gaji Pokok

Jika Golongan A1 maka 200000

Jika Golongan A2 maka 400000

Jika Golongan A3 maka 600000

Isinya di sel F3 adalah

=IF(E3=”A1″,200000,IF(E3=”A2″,400000,600000))

2   Mengisi Tunjangan

Jika Golongan A1 maka 10% dari Gaji Pokok

Jika Golongan A2 maka 8% dari Gaiji Pokok

Jika Golongan A3 maka 6% dari Gaji Pokok

Isinya di sel G3 adalah:

=IF(E3=”A1″,10%*F3,IF(E3=”A2″,8%*F3,6%*F3))

3   Mengisi Pajak

Jilka Gaiinya >= 400000 maka 5% dari Gaji

Jika Gajinya <400000 maka 2% dari Gaji

Isinya di sel H3 adalah

=IF(F3>=400000,5%*F3,2%*F3)

4   Mengisi Gaji Bersih

Gaji+Tunjangan‑Pajak

Isinya di sel I3 adalah

=F3+G3-H3

5   Selesai mengisi setiap kolom, kemudian anda copy ke bawah s.d. baris 7

OPERATOR LOGIKA

Tiga fungsi tambahan membantu Anda mengembangkan pengujian kondisional campuran antara AND, OR, dan NOT. Fungsi‑fungsi ini bekerja bersama‑sama dengan operator logika sederhana tanda =,>,<,>=,<=,<>.

OPERATOR LOGIKA AND.

Fungsi AND bentuknya adalah   =AND(Logika1,Logika2,… Logika30)

Hubungan AND

INPUT  A AND INPUT  B
Benar Benar Benar
Benar Salah Salah
Salah Salah Benar
Salah Salah Salah

Artinya: Operator logika AND akan menganggap benar, jika semua ekspresi logikanya benar atau semua inputnya benar.

Contoh penulisan dan hasilnya:

=AND(10<20,40>20)  Hasiinya = TRUE

=AND(10<20,40<20)  HasiInya = FALSE

=AND(10>20,40>20)  Hasilnya = FALSE

=AND(10>20,40<20)  Hasi[nya = FALSE

Rumus dalam bentuk Fungsi IF adalah

=IF(AND(Logika1, Logika2), Pernyataan1, Pernyataan2)

OPERATOR LOGIKA OR.

 

Fungsi OR bentuknya adalah =OR(Logika1,Logika2, …, Logika30)

Hubungan OR

INPUT A OR INPUT B
Benar Benar Benar
Benar Benar Salah
Salah Benar Benar
Salah Salah Salah

Artinya: Operator logika OR akan menganggap benar, jika salah satu ekspresi logikanya benar, atau salah satu inputnya benar.

Contoh penulisan dan hasilnya:

=OR(10<20,40>20)    HasiInya = TRUE

=OR(10<20,40<20)    Hasilnya = TRUE

=OR(10>20,40>20)    HasiInya = TRUE

=OR(10>20,40<20)    HasiInya = FALSE

Rumus dalam bentuk IF adalah

=IF(OR(Logika1,Logika2),Pernyataan1,Pernyataan2)

FUNGSI NOT HANYA MEMILIKI SATU ARGUMEN DAN MEMPUNYAI BENTUK =NOT(LOGIKA)

Fungsi NOT adalah menyangkal sebuah kondisi, sehingga biasanya dipakai bersama‑sama dengan fungsi lain. NOT menyuruh Excel untuk menghasilkan nilai logika TRUE jika argumen salah, dan nilai logika FALSE jika argumennya benar, misalnya formula rumusnya sebagai berikut:

=IF(NOT(A2=2),”Pergi”,”Tidak Pergi”)

artinya memberitahu Excel untuk menghasilkan nilai teks Pergi jika nilai di sel A2 # 2.

Contoh :

A

B

C

D

E

F

G

H

I

J

1 Nama Kode Nama Harga Banyak Total Diskon Total Bonus A Bonus B
2 Pembeli Barang Barang Satuan Pembeli Pembelian Bayar
3 Asep KD001 Buku

3000

5

0

15000

- Pulpen
4 ju-rhan KD002 Tas

25000

50

1250000

125000

1125000

Permen Payung
5 Yanti KD003 Agenda

20000

23

460000

0

460000

Permen Payung
6 Susi KD004 Diary

12000

2

24000

0

24000

- Pulpen
7 Mella KD005 Pulpen

2500

34

86000

0

85000

- Payung
8 Deni KD002 Tas

25000

9

225000

22500

202500

Permen Payung
9 Kelly KD003 Agenda

20000

34

680000

0

680000

Permen Payung

1     Mengisi Diskon

Jika Narna Barang=Tas dan Banyak Pembelian lebih dari 5 maka 10% dari Total Pembelian

=IF(AND(C3=”Tas”,E3>5),10%*F3,0)

2     Mengisi Bonus A

Jika Nama Barang=Tas atau Agenda maka Permen

=IF(OR(C3=”Tas”,C3=”Agenda”),”Permen”,”-“)

3     Mengisi Bonus B

Jika Narna Barang Tas,Agenda atau Banyak Pembelian lebih dari 10 maka Payung selain itu Pulpen

=IF(OR(C3=”Tas”,C3=”Agenda”,E3>1 0),”Payung”,”Pulpen”)

FUNGSI TEKS

OPERASI PADA TEKS

Data berjenis teks dapat Anda gabungkan dengan operasi &. Misalkan A1 berisi teks “Microsoft” dan B1 berisi teks “Excel”. Bila sel C1 Anda isi dengan +A1&B1, maka pada sel tersebut akan ditampilkan 1’MicrosoftExcel.”

FUNGSI LEFT

Fungsi LEFT digunakan untuk mengambil sebagian data berjenis teks dari sebelah kiri sebanyak karakter yang Anda inginkan. Penulisan fungsi LEFT mempunyai bentuk sebagai berikut: =LEFT(Teks,Jumlah Karakter)

Sebagai contoh Anda ambil sebagian teks dari tulisan “Microsoft Excel” yang dimulai dari sebelah kiri sebanyak 5 karakter. Untuk itu tulis fungsi berikut ini:

=LEFT (“MICROSOFT EXCEL”,5) maka hasil yang diperoleh adalah “MICRO”

FUNGSI RIGHT

Fungsi RIGHT digunakan untuk mengambil sebagian data berjenis teks dari sebelah kanan sebanyak karakter yang Anda inginkan. Penulisan fungsi RIGHT mempunyai bentuk sebagai berikut: =RIGHT (Teks,Jumlah Karakter)

Sebagai contoh Anda ambil sebagian teks dari tulisan “Microsoft Excel” yang dimulai dari sebelah kanan sebanyak 5 karakter. Untuk itu tulis fungsi berikut ini:

=RIGHT (“Microsoft Excel”,5) maka hasil yang diperoleh “Excel”

FUNGSI MID

Fungsi MID digunakan untuk mengambil sebagian data berjenis teks mulai pada kedudukan tertentu sebanyak karakter yang Anda inginkan. Penulisan fungsi MID mempunyai bentuk sebagai berikut: =MID(Teks,Kedudukan Mulai Mengambil,Jumlah Karakter)

Sebagai contoh Anda ambil sebagian teks dari tulisan “Microsoft Excel” yang dimulai dari posisi karakter ke 6 sebanyak 4 karakter. Untuk itu tulis fungsi berikut ini:

=MID(“Microsoft Excel”,6,4) maka hasil yang diperoleh “soft”

=MID(“Microsoft Excel”,4,3) maka hasil yang diperoleh “ros”

FUNGSI UPPER

Fungsi UPPER digunakan untuk mengubah karakter dalam teks menjadi huruf kapital (besar). Penulisan fungsi UPPER mempunyai bentuk sebagai berikut: =UPPER (Teks)

Sebagai contoh Anda ubah tulisan “Microsoft Excel’ yang ada di sel A1 menjadi huruf kapital. Untuk itu tulis di sel A2 fungsi berikut ini:

=UPPER(A1) maka hasil yang diperoleh “MICROSOFT EXCEL”

Contoh yang lainnya adalah :

=UPPER(“micro”) maka hasiinya adalah MICRO.

=UPPER(LEFT(“microsoft excel”,3)) maka hasilnya adalah MIC.

=UPPER(MID(“microsoft excel”,6,4)) maka hasifnya adalah SOFT.

FUNGSI LOWER

Fungsi LOWER digunakan untuk mengubah karakter dalam teks menjadi huruf kecil. Penulisan fungsi LOWER mempunyai bentuk sebagai berikut: LOWER(Teks). Sebagai contoh Anda ubah tulisan “Microsoft Excel” yang ada di sel A1 menjadi huruf kecil. Untuk itu tulis di sel A2 fungsi berikut ini:

=LOWER(A1) maka hasil yang diperoleh “microsoft excel” Contoh yang lainnya adalah : =LOWER(“MICRO”) maka hasilnya adalah micro.

=LOWER(LEFT(“MICROSOFT EXCEL”,3)) maka hasilnya adalah mic.

=LOWER(MID(“MICROSOFT EXCEL”,6,4)) maka hasiinya adalah soft.

PENGGABUNGAN FUNGSI TEKS DENGAN FUNGSI LOGIKA IF

Contoh 1 :

Untuk mencari Kelas dapat kita lakukan dengan melihat Nomor Siswa, karena siswanya banyak kita dapat menggunakan rumus sbb :

A B
1 Nomor Kelas
2 Siswa
3 P-103-SK1 PAGI
4 P-101-SK2 PAGI
6 S-103-SK1 SIANG
6 M-102-SK2 MALAM
7 S-101-SK2 SIANG
8 M-103-SK1 MALAM

=IF(LEFT(A3,1)=”P”,”PAGI”,IF(LEFT(A3,1)=”S”,”SIANG”,”MALAM”))

Contoh 2 .

Misalnya Sel A1 isinya adalah GOD97XXX, kemudian kita ingin mengetahui tahun Angkatan dari sel Al yang berisi NPM. Maka rumus yanq harus kita buat adalah :

IF(MID(A1,4,2)=”97″,1997,IF(MID(A1,4,2)=”98″,1998,1999))

 

 

 

 

 

MODUL 6

FUNGSI LOOKUP DAN GABUNGAN FUNGSI

 

A. FUNGSI LOOKUP DAN HLOOKUP

Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP digunakan untuk pembacaan suatu tabel. Bila tabel disusun secara vertikal gunakan fungsi VLOOKUP, sedangkan untuk tabel horizontal gunakan fungsi HLOOKUP.

Penulisan fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP mempunyai bentuk sebagai berikut :

=VLOOKUP (Nilai kunci,Range Tabel, Nomor Indeks Kolom)

=VLOOKUP (Nilai kunci,Range Tabel, Nomor Indeks baris)

Nilai kunci adalah alamat sel yang digunakan sebagai penghubung dua buah Tabel.

Range Tabel adalah area data dari tabel yang dibaca dan range Tabel harus diabsolutkan dengan memberi tanda $ atau dengan menekan F4.

Nomor indeks adalah jumlah baris dan kolom dari Tabel yang datanya akan dibaca/diambil.

Contoh penulisan VLOOKUP dan HLOOKUP :

=VLOOKUP(B9,$C$2..$E$5,2)

=VLOOKUP(B9,DATA1,2)

=VLOOKUP(C7,$A$2..$D$5,3)

=VLOOKUP(C7,DATA2,3)

Contoh penggunaan VLOOKUP dan HLOOKUP :

 

Untuk mengisi kolom Gaji Pokok dan Insentif menggunakan VLOOKUP, sedangkan Tunjangan menggunakan HLOOKUP.

Rumus untuk mengisi Gaji Pokok :

=VLOOKUP(C10,$A$3:$C$5,2)

Rumus untuk mengisi Insentif :

=VLOOKUP(C10,$A$3:$C$5,3)

Rumus untuk mengisi Tunjangan :

=HLOOKUP(D10,$F$2:$I$3,2)

Membuat nama Range Tabel :

Langkah-langkah memberikan nama bagi Range Tabel :

  1. Pilih Range Tabel misalkan A3:C5
  2. Klik kotak Name dalam baris formula
  3. Ketik nama Range Tabel dalam baris formula, misalkan DATA1.
  4. Klik OK.

 

B. GABUNGAN FUNGSI

Seperti diketahui bahwa dalam aplikasi MS Excel banyak seklai fungsi-fungsi yang dapat digunakan untuk mempermudah pekerjaan kita, fungsi-fungsi tersebut dapat digunakan satu dengan yang lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Misalkan contoh berikut ini :

 

Ketentuan Pengisian Laporan Penjualan televisi adalah :

  1. Kode Beli adalah terdiri dari 4 karakter, misal abcd
    1. = Berdasarkan kolom Kode pada tabel Merk Televisi dan Biaya garansi
    2. = Berdasarkan Kode Jenis Televisi, B=B&W dan C=Color
    3. = Berdasarkan Kode Ukuran Televisi

1 = Ukuran 14”

2 = Ukuran 20”

3 = Ukuran 24”

    1. = Berdasarkan Kode cara Beli, K=Kredit, C=Cash

Dengan memeprhatikan tabel, sebagai contoh ialah Kode Beli #C!K artinya Merk SONY, COLOR, 14”, KREDIT

  1. Kolom MERK TELEVISI diisi berdasarkan Kode Merk yang digabungkan dengan ukuran Televisi sesui dengan tabel-tabel di atas
  2. Kolom CARA BELI diisi berdasarkan Kode Beli, bila huruf akhir K = Credir, C = Cash
  3. Kolom HARGA SATUAN diisi sesuai dengan tabel di atas
  4. Kolom BIAYA GARANSI diisi dari tabel di atas yang berupa persentase dari harga satuan
  5. Kolom DISKON adalah persentase potongan dari seluruh harga total dan hanya diberikan untuk pembelian CASH dan jumlah belinya lebih atu sama dengan 5 buah, dengan ketentuan untuk COLOR 15% dan B&W 10%
  6. Kolom JUMLAH BAYAR diisi dengan Total harga + Total Biaya Garansi – Discount, dimana Total Harga = Harga satuan * Jumlah Beli , sedangkan Total biaya garansi = Biaya Garansi * Jumlah Beli

Langkah-langkah penyelesaian :

  1. Buatlah Tabel Merk Garansi dengan Nama Tabel1
  2. Buatlah Ukuran dan Harga dengan Nama Tabel2
  3. Pada kolom Merk Televisi

=VLOOKUP(VALUE(LEFT(C2,1)),TABEL1,2)&””&VLOOKUP(MID(C2,2,2),TABEL2,2)

  1. Pada kolom Cara Beli

=IF(RIGHT(C2,1)=”C”,”CASH”,”CREDIT)

  1. Pada kolom harga satuan

=VLOOKUP(MID(C2,2,2),TABEL2,IF(LEFT(C2,1)=”1”,3,IF(LEFT(C2,1)=”2”,4,5)))

  1. Pada kolom Biaya garansi

=VLOOKUP(VALUE(LEFT(C2,1)),TABEL1,3)*G2

  1. Pada kolom Diskon

=IF(AND(F2=”CASH”,D2>=5),IF(MID(C2,2,1)=”C”,15%,10%),0)*G12*D12

  1. Pada kolom Jumlah bayar

=G2*D2+H2*D2-I2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MODUL 7

PENGENALAN MICROSOFT MICROSOFT ACCESS DAN TABLE

 

Untuk Apasih kita belajar microsoft Access.

Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat membantu kita membuat sebuah aplikasi database dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya digunakan untuk pembuatan aplikasi-aplikasi yang kecil. Misalnya Program untuk Kasir di koperasi, penjualan untuk toko.

 

Di Microsoft Access ada bagian apa aja sih.

a.   Table digunakan untuk menyimpan data

b.   Query digunakan untuk memanipulasi data

c. Form digunakan untuk frontend aplikasi. Biasanya untuk menampilkan data, menambah data dll.

d.   Report digunakan untuk membuat laporan

e.   Macro digunakan untuk melakukan satu atau beberapa fungsi.

f.    Switchboard digun

 

Bagaimana memulai microsoft Access

1.   Klik Start pilih Program lalu pilih Microsoft Access

2.   Setelah terbuka klik Blank Database, pada jendela file new database isikan nama file yang diinginkan misalkan Koperasi (Untuk membuat aplikasi penjualan Barang di Koperasi PT. AGH.)

 

 

Kita sudah membuat database dengan nama Koperasi tetapi database itu belum dapat digunakan untuk itu kita perlu membuat Tabel, Form, Query, Report dan Macro bila perlu.

 

Table

Apa sih Table itu ?

Table adalah tempat untuk menyimpan data. Contohnya data barang disimpan di table barang

Kenapa kita harus buat table ?

Karena kalau kita tidak buat table kita tidak dapat menyimpan data, Jika tidak ada data yang disimpan data tidak dapat diproses.

Kasih tau dong caranya buat table.

Sebelum kita mulai membuat table kita tentukan dulu table-table yang diprelukan beserta field-fieldnya.

 

Table Barang

No Field Tipe data Keterangan
1. *Kode_Barang Text (4) Kode untuk Barang
2. Nama_barang Text (30) Nama Barang
3. Satuan Text (10) Satuan Junmlah Barang
4. Harga Text (4) Harga Barang

 

Langkah membuat Table

1.   Pada jendela database klik Table.

2.   klik dua kali create table in design view

3.   pada jendela table ketikan field-field table Barang beserta tipe datanya, jangan lupa tentukan Kode_Barang sebagai Primary Key. seperti gambar dibawah ini.

 

4.   Pilih File è Save. Ketikan Nama Table, karena table ini berkaitan dengan Barang. Kit simpan dengan nama “ Tbl_Barang ”.

5.   Table Barang sudah selesai dibuat. tutup table untuk membuat table-table lainnya.

Kamu mau bisa bikin tablekan, coba bikin table karyawan, Header_Penjualan dan detail penjualan dengan spesifikasi sebagi berikut.

Table Karyawan simpan dgn nama Tbl_Karyawan

No Field Tipe data Keterangan
1. *NIK Text (5) Nomor Induk Karyawan
2. Nama_Karyawan Text (30) Nama Karyawan
3. Bagian Text (10) Satuan Jumlah Barang

Table Header_Penjualan simpan dengan nama Tbl_H_Pjl

No Field Tipe data Keterangan
1. *No_Fak Text (5) Nomor Faktur
2. Tgk_Fak Date Tanggal Faktur
3. NIK Text (10) Nomor Induk Karyawan

Table Detail_Penjualan simpan dengan nama Tbl_D_Pjl

No Field Tipe data Keterangan
1. No_Fak Text (5) Nomor Faktur
2. Nama_barang Text (30) Nama Barang
3. Satuan Text (10) Satuan Jumlah Barang
4. Harga Number Harga Barang
5 Jumlah Number Jumlah Barang

 

Kemudian isi Data pada table-table yang kita telah buat, caranya klik dua kali table yang ingin kita isi, kemudian isi data-datanya (cara isinya sama seperti Excell).

 

 

 

 

 

 

 

 

MODUL 8

QUERY

 

Query adalah ‘permintaan data’ kita berupa bahasa bisnis, untuk mengolah data dalam tabel(-tabel) menjadi satu informasi yang bisa dimengerti. Seperti mengelompokkan sepuluh penjualan terbesar oleh customer yang dimiliki. Ia bisa berdasarkan pada satu tabel saja, atau pada dua/lebih tabel, ataupun berdasarkan pada query yang telah ada.

 

Query, Apasih Manfaatnya Query ?

Dengan Query kita dapat :

a.   Menampilkan data-data tertentu pada suatu table, contohnya kita hanya ingin melihat data pada table barang yang kode barangnya “B001

b.   Menampilkan data dari dua table atau lebih dengan syarat anatr table itu ada field yang berhubungan. Contohnya kita ingin melihat Nomor Faktur “F0001” itu siapa pemiliknya. Di sini kita mengambil data dari table Header Penjualan dan Table Karyawan, Sebagai penghubungnya adalah field NIK.

c.   Dapat melakukan operasi perhitungan.

Itulah tiga fungsi utama query.

Query biasanya digunakan sebagai sumber data untuk Report.dan Form.

Bagaimanasih cara membuat query.

Langkah-langkah membuat Query

1. Pada Jendela database pilih Query lalu klik dua kali Create Query In Design View.

2. Pada Jendela Show Table Pilih Table-Table yang akan dipakai dalam Query, mislanya kita pakai table Barang. Klik Tbl_Barang lalu klik Add. Jika tidak ada table yang ingin dipakai lagi klik Close.

 

 

Keterangan

Field = Nama Field yang ingn ditampilkan

Table = Nama Table dari Filed tersebut

Sort = Mengurutkan Data hasil query

Show = Mengatur Field ditampikan atau tidak

Criteria = Syarat dari data yang ingin ditampilkan

3. Untuk menampilkan seluruh Field dan seluruh Record pada Tbl_Barang Pada Field, klik tombol panah ke bawah pilih Tbl_Barang.*

 

 

4. Untuk melihat hasil Query Pilih menu Query lalu klik Run atau bisa langsung mengklik icon Run pada toolbar.

 

 

Hasilnya

 

5. Untuk menyimpan Query klik icon disket, pada jendela save beri nama query lalu klik OK, Maka Query akan tersimpan dan dapat kita gunakan kapan saja.

6. Untuk menampilkan field-field tertentu saja. Misalnya kita hanya ingin menampilkan Field KoDe_Barang dan Nama_Barang. Caranya pada Field klik tombol panah ke bawah. Pilih Field Kode_Barang, lalu arahkan kursor

kesebelahnya lalu klik tombol panah kebawah pilih Nama Barang. Pastikan kotak kecil pada show tercentang (jika kotak pada show tercentang maka field akan ditampilkan, tetapi bila tidak maka field tidak di tampilkan).

 

Bila dijalankan, hasilnya

7. Untuk Menampilkan data barang Yang Kode Barangnya = B001. caranya adalah Pilih field-filed yang akan ditampilkan pada field Kode_Barang Criterianya diketik B001.

 

Bila dijalankan hasilnya,

8. Untuk Menampilkan nomor faktur “F0001” siapa yang punya. Caranya adalah pada saat kita memilih table yang akan digunakan pada query, Pilih Tbl_H_Pjl lalu klik Add, Pilih Tbl_Karyawan, baru klik Close. Kita harus membuat hubungan antara table Tbl_H_Pjl dangan Tbl_Karyawan caranya adalah klik field NIK pada Tbl_H_Pjl tahan lalu geser ke arah field NIK pada Tbl_karywan “akan muncul garis penghubung kedua table” (Jika sudah ada tidak perlu membuat penghubung). Pilih Field-field yang akan ditampilkan, pada field No_Fak pada criterinya diketik “F0001”. Setelah itu Jalankan Query.

Bila di jalankan hasilnya

 

9. Untuk melakukan operasi perhitungan contohnya kita buat query untuk sub form penjualan. Caranya :

a. Klik Query, lalu klik dua kali Design View pilih tbl_D_Pjl klik Add klik close

b. Pada jendela Query buat Query seperti dibawah ini

 

 

Pada kolom terakhir pada field ketikan “ Total Harga = [Harga] * [Jumlah]

Jika dijalankan Hasilnya

 

 

c. Simpan Query dengan nama qry_Detail_Penjualan

10. Query itu ada beberapa jenis yaitu :

a. Select Query (yang sedang kita praktekan). Untuk menampilkan data

b. Crosstab Query

c. Make-Table Query (Untuk Menyimpan Data hasil Query kedalam rable Baru)

d. Update Query.(untuk mengupdate nilai dari suatu record atau field)

e. Append Query (untuk memasukan data hasil query kedalam table)

f. Delete Query (Untuk menghapus data pada table)

Untuk Query saya cukupkan sampai disini dulu untuk Query Crosstab, Update dan lainnya kita bahas dikesempatan yang lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MODUL 9

FORM DAN SUBFORM

Form

Form digunakan untuk merepresentasikan ke user atau menerima inputan dari user data-data dalam tabel/query dalam bentuk interface grid, tombol, dan lain-lain kontrol windows. form dalam access bisa dimasukkan ke dalam form lain sebagai control sub form, biasanya jika bekerja dalam transaksi master-detail.

Membuat Form Barang untuk maintenance data barang.

1. Pada Jendela database pilih Form, lalu klik Create Form in Desing wizard, klik New.Pada Jendela New Form pilih Auto Form Columnar, lalu pilih sumber datanya, caranya kita klik tombol panah ke bawah pilih Tbl_Barang klik OK.

 

Hasilnya

 

 

Kita lihat form yang dihasilkan. Untuk memodifikasinya klik Icon Design pada Toolbar.

2. Pada mode design Atur Form agar bisa kita tambahkan control-control yang lain.

 

 

 

Tambahkan Tombol untuk menambah data caranya. Pada toolbox klik Command Button lalu letakan pada Form akan muncul jendela Command Buttom Wizards, pada Categories pilih Record Operations, pada Actions Pilih Add New Record. Klik Next pada Text ketik Tambah lalu klik Next, ketikan nama untuk command button ini ketik saja cmd_Tambah lalu klik Finish.

Gambar Tool Box

Gambar Tahapan Pembuatan Command Button

 

 

 

 

4. Tambahkan Tombol untuk menghapus data caranya. Pada toolbox klik Command Button lalu letakan pada Form akan muncul jendela Command Buttom Wizards, Pada Categories pilih Record Operations, pada Actions Pilih Delete Record. Klik Next pada Text ketik Hapus lalu klik Next, ketikan nama untuk command button ini ketik saja cmd_Hapus lalu klik Finish.

5. Tambahkan Tombol untuk menyimpan data caranya. Pada toolbox klik Command Button lalu letakan pada Form akan muncul jendela Command Buttom Wizards, Pada Categories pilih Record Operations, pada Actions Pilih Save Record. Klik Next pada Text ketik Simpan lalu klik Next, ketikan nama untuk command button ini ketik saja cmd_Simpan lalu klik Finish.

6. Tambahkan Tombol untuk Keluar dari Form caranya. Pada toolbox klik Command Button lalu letakan pada Form akan muncul jendela Command Buttom Wizards, Pada Categories pilih Form Operations, pada Actions Pilih Close Form. Klik Next pada Text ketik Keluar lalu klik Next, ketikan nama untuk command button ini ketik saja cmd_Keluar lalu klik Finish.

7. Tambahkan combo box untuk mencarida data barang. Caranya block semua control lalu geser kebawah. Pada Toolbox Klik Combo Box pada Combo Box Wizard pilih Find a record on my form based on the value I selected in my Combo Box. Klik Next Pilih Kode Barang jika kita ingin mencari berdasarkan kode barang klik tombol > lalu klik Next, klik Next lagi. Ketikan Klik disini untuk mencari kode barang lalu klik Finish.

8. Tambahkan Label untuk membuat Judul Form. Pada Toolbox klik Label lalu gambarkan di Form Kemudian didalam label tersebut ketikan “Maintenance Data Barang”

9. Setelah selesai dibuat Simpan Form dengan nama frm_Barang

Pembuatan Form Data Barang sudah selesai dan silahkan di test apakah tobol-tombol yang ada sudah berfungsi dengan benar.

Agar Form kelihatan lebih bagus anda bisa mendesain letak-letak control menurut selera Kita.

Pada Form diatas Dividing Line, Record Selector, ScrollBar dan Navigation Button masih muncul untuk menghilangkannya masuk ke mode design lalu klik kotak ujung kanan atas Form kemudian klik kanan lalu pilih properties(ini dilakukan jika jendela properties belum ada). Pada jendela properties set propertiesnya seperti gambar dibawah ini

Ini Gambar Form yang sudah saya sempurnakan.

Kalau kamu memang sudah bisa bikin Form coba buat Form Data Karyawan, caranya sama dengan pembuatan Form Barang.

FFoorrmm && SSuubbffoorrmm

Sekarang saatnya kita buat Form Penjualan. Biasanya Karyawan kalau Belanja itu lebih satu barang. untuk itu kita perlu membuat form yang dapat mengakomodasi keperluan tersebut. Form Penjualan terdiri dari Form Penjualn dan Form detail penjualan sebagai sub form, cara membuatnya

Membuat Sub Form Detail Penjualan

1. Pada Jendela database pilih Form, lalu klik Create Form in Design

2. Pada wizard, klik New.Pada Jendela New Form pilih Form Wizard, lalu pilih sumber datanya, caranya kita klik tombol panah ke bawah pilih qry_detail_Penjualan klik OK.

3. Pada jendela Form Wizards Pindahkan Semua Field ke sebelah kiri kecuali field No_Fak. Klik Next. Pilih Data Sheet klik Next Pilih Standard Klik Next lalu klik finish. Hasilnya Terlihat di gambar dibawah ini.

Simpan Form dengan nama frm_Detail_penjualan. Form ini digunakan untuk memasukan data detail barang yang dibeli karyawan, dengan tampilan yang sekarang tentu masih kurang ok untuk itu kita harus memodifikasinya.

Kita Ingin agar Pada saat kita menegtikan kode_barang maka Nama Barang dan Harga Satuanya akan langsung muncul kita masukan Jumlah maka Total Harga akan muncul. Caranya :

4. Masuk pada mode design

5. Hapus Textbox Kode Barang beserta labelnya

6. klik Combo Box Letakan pada tempat textbox kode barang yang telah kita hapus

7. Pada Jendela Combo Box Wizards ikuti gambar-gambar dibawah ini

Setelah Klik Finish Combo box sudah ada pada form kita, ubah poperties name nya menjadi cb_Kode_Barang

Pilih View pada Menu􀃆Code, akan muncul jandela Visual Basic Editor. Ketikan kode seperti dibawah ini

Efek dari kode diatas pada saat form dijalankan. Jika kita Pilih salah satu kode barang pada Combo Box maka secara otomatis nama barang, satuan dan harga akan muncul.

Tamabahkan satu text box di bagian Footer Form Pada Proprties Namenya Isi dengan SubTotal.dikotak text box tersebut ketikan “ = Sum([Total Harga])

Simpan Form dengan nama frm_Detail_Penjualan

Pembuatan Form Penjualan

1. Pada Jendela database pilih Form, lalu klik Create Form in Design wizard, klik New.Pada Jendela New Form pilih Auto Form Columnar, lalu pilih sumber datanya, caranya kita klik tombol panah ke bawah pilih Tbl_Hpjl klik OK.

2. Masuk ke mode design Tambahkan dua buah Text Box pada properties namenya set masing-masing dengan txt_Nama dan txt_Bagian.

3. Hapus text Box NIK, Tambahkan Combo Box ditempat text box NIK tadi.

4. Pada jendela combo box wizards lakukan langkah-langkah seperti pada gambar

Tampilan di mode design

5. Buka Visual Basic Editor tambahkan script seperti pada gambar

6. Pada Toolbox klik Subform letakan di bawah textbox bagian, akan mucul jendela subForm Wizards. Ikuti langkah-langkahnya seperti dibawah ini.

Setelah klik Finish maka design formnya menjadi seperti ini

7. Pada Tool Box klik Text Box letakan dibawah sub Form detail penjualan. Pada Kotak textbox ketikan =Sub_frm_Detail_Penjualan.Form!SubTotal

8. Tambahkan Tombol Tambah, Hapus, Simpan dan Keluar seperti pada form barang.

9. Aturlah letak-letak textbox dan kontrol-kontrol lainnya yang ada pada form agar form kelihatan menarik, tambahkan label untuk memberi judul form. Setelah semua selesai jangan lupa disimpan, simpan form dengan nama frm_penjualan.

MODUL 10

REPORT

 

Report, seperti halnya form, digunakan untuk merepresentasikan hasil olahan data menjadi informasi yang siap di cetak di lembaran kertas.

Mengapa kita perlu membuat Report ?.

Jika Atasan Anda meminta laporan penjualan kepada anda, tentunya anda akan segera menyiapkannya anda bisa mencetak table penjualan sebagai laporan tetapi hasil cetakannya tidak seperti laporan yang diinginkan. Cara yang terbaik adalah dengan membuat Laporan Penjualan tersebut dengan menggunakan Report. Dengan Report kapanpun Laporan dibutuhkan maka dengancepat kita dapat menyediakannya.

Bagaiamana Cara Membuat ?

Report dapat dibuat dengan dua cara yaitu maual dan wizards. Pada tutorial terdapat beberapa contoh pembutan report., anda tinggal mengikuti langkah-langkah pembuatannya.

Pembuatan Report

Report Struk Penjualan

digunakan untuk mencetak stru

1. Sebelum kita buat reportnya terlebih dulu kita buat sumberdata untuk report ini. Sumber data sebuah report bisa dari table atau dari Query. Untuk keperluan ini kita akan membuat Query Struk, Berikut Design untuk Query Struk, Simpan dengan nama qry_Struk

 

2. Pada Jendela Database klik Report. Klik New, muncul jendela Report Wizard ikuti langkah-langkah seperti gambar berikut ini

 

Klik dua kali No_Fak untuk menghasilkan gambar seperti diatas baru klik next

 

Klik Finish, akan tampil design report struk

 

Atur posisi kontrol-kontrol yang ada pada report ssehingga menjadi seperti ini

Pada No_Fak Header klik kanan pilih Sorting and Grouping Pada No_Fak Set Group Footernya Yes (Agar No-Fak Footer ditampilkan sebagi temapat text box untuk Total biaya yang harus dibayar)

 

Pada No_Fak Footer Tambahkan Textbox Pada labelnya ketikan Total Biaya yang harus dibayar dan pada Textboxnya ketikan =Sum([Total]).

Pada Toolbox klik Line lalu gambarkan di atas textbox Total yang harus dibayar(Garis lurus selebar halaman).

 

Simpan Report yang telah kita buat ini

Jika kita jalan kan Report saat ini maka akan muncul input box Enter parameter Value, Isi saja dengan F0001. Input box ini muncul disebabkan karena kita menjalankan report bukan dari form Penjualan.

 

Report Struk digunakan untuk mencetak struk untuk karyawan. Berarti Report ini digunakan pada saat terjadinya transaksi penjualan. Untuk itu masuk ke mode design form penjualan, tambahkan satu command button untuk mencetak struk. Caranya yaitu klik command button pada tool bar, letakan di form akan muncul wizard, ikuti seperti dibawah ini

 

 

Terakhir klik finish, kemudian simpan form.

Sekarang mari kita buat Report Penjualan, Sebelum kita membuat Report Penjualan ini kita buat dulu form Laporan yang berfungsi sebagai interface untuk user menjalankan Report

Pembuatan Form Laporan

Pada Jendela Database klik Form kemudian klik create form in design View. Lalu tambahkan dua buah text box masing-masing pada properti Namenya diset txtAwal dan txtAkhir. Rubah labelnya menjadi masing Periode dan s/d. kemudian simpan dengan nama frmLaporan

Pembuatan laporan/ report penjualan menurut periode

Digunakan untuk mencetak rincian penjualan yang terjadi dalam periode yang telah ditentukan. Berikut langkah-langkah pembuatan report ini :

1. Buat Sumber datanya yaitu dengan mebuat querynya, buat designnya seperti dibawah ini.

 

Pada field tgl_Fak criteria ditulis >=[Forms]![frmLaporan]![txtAwal] And <=[Forms]![frmLaporan]![txtAkhir] yang artinya Record yang akan ditampilkan dalam query ini jika Tgl_fak >= Tanggal yang diketikan pada txtAwal frmLaporan dan <= Tanggal yang diketikan pada txtAkhir frmLaporan. Hasil Query ini kan diurutkan berdasarkan No_Faktur (Pada Field No_Fak Sortnya di set Ascending). Simpan Query dengan nama qry_Penjualanprd

2. Sekarang mari kita buat reportnya

- Pada Jendela Database klik Report, klik New Pilih Auto Report Tabular, Sumber datanya pilih qry_Penjualanprd.

 

Klik OK, maka akan muncul input box yang meminta memasukan tanggal awal. Setelah kita masukan tanggal awalnya kan muncul input box lagi yange meminta memasukan tanggal akhir, setelah kita masukan baru reportnya muncul (Hal ini disebabkan karena kita belum mengaktifkan frm_Laporan). Jika range atau rentang tanggal yang kita masukkan tidak ada dalam table H_Pjl maka reportnya akan muncul seperti ini.

- Klik Design View untuk masuk ke mode design

 

Design Report diatas masih kurang bagus, untuk itu kita perlu merubahnya, caranya sama seperti pada design form. Desin Report setelah di rubah

- Simpan Report dengan nama rpt_Penjualanprd

Summamry Report Penjualan Periode

Digunakan untuk mencetak summary Penjualan yang terjadi selama periode yantelah ditentukan. Jika kita juga ingin membuat summary Report Penjualan by periode. Caranya hampir sama.

1. Kita buat sumber datanya dulu, kita bisa memodifikasi qry_Penjualanprd yang kita buat. Caranya Pada jendela database klik Query klik qry_Penjualanprd klik Design

Kemudian kita rubah menjadi seperti ini. Pada query ini anda akan melihat Total dibawah sort. Untuk memunculkannya klik tombol Σ pada toolbar.

klik File pilih Save As, simpan dengan nama qry_SumPenjualanprd

2. Sekarang mari kita buat reportnya

- Pada Jendela database klik Report lalu klik New. Pada jendela New report Pilih AutoReport Tabular

 

Klik OK, jika muncul input box diklik OK saja, hasilnya

- Klik Design View untuk masuk ke mode design

 

Design Report diatas masih kurang bagus, untuk itu kita perlu merubahnya, caranya sama seperti pada design form. Design Report setelah di rubah

 

- Simpan Report dengan nama rpt_sum_Penjualanprd

Sekarang kita buat report untuk laporan seluruh penjualan.

Report Seluruh Penjualan Barang.

Digunakan untuk mencetak seluruh penjualan yang pernah terjadi dari awal samapi sekarang. Berikut langkah-langkah pembuatan report ini

1. Buat sumber datanya, kebetulan sumber datanya tidak jauh beda dengan qry_Penjualan prd. Untuk itu kita klik qry_Penjualanprd, klik design kemudian rubah isinya menjadi seperti dibawah ini. Criteria pada Tgk_Fak dihapus.

 

Klik File 􀃆 Save as simpan dengan nama qry_PenjualanAll

2. Sekarang kita buat reportnya. Pada Jendela database klik Report lalu klik New. Pada jendela New report Pilih AutoReport Tabular

Klik OK maka Report akan muncul

 

Masuk ke mode design, kemudian arahkan pointer mouse ke bagian report, klik kanan, pilih Sorting and Grooping, seting seperti dibawah ini

Karena Sortnya berdasarkan No_Fak untuk itu No_Fak Geser ke Posisi Tgk_Fak dan sebaliknya. Modifikasi Report menjadi seperti ini

Simpan dengan nama rpt_PenjualanAll

Report Summary Report Seluruh Penjualan

Digunakan untuk mencetak summary penjualan yang terjadi dari awal samapai sekarang. Berikut langkah-langkah pembuatan report ini

1. Seperti biasa kita buat sumber datanya dulu, Sumber datanya hampir sama dengan qry_SumPenjualanprd. Untuk itu klik qry_SumPenjualanprd lalu klik design, Hapus criteria yang ada pada field Tgk_Fak

Simpan Query dengan nama qry_SumPenjualanAll

2. Sekarang kita buat reportnya. Pada Jendela database klik Report lalu klik New. Pada jendela New report Pilih AutoReport Tabular dan qry_sumPenjualanAll

 

Klik OK maka Report akan muncul

Masuk Ke mode design

 

Kemudian modifikasi Report menjadi seperti ini

 

Simpan dengan nama rpt_SumPenjualanAll

Pembuatan Report Belanja Karyawan

Tentunya kita mau tahu dong karyawan yang belanjanya paling banyak dikoperasi. Untuk kita perlu buat Report Belanja Karyawan, caranya

1. Buat sumber datanya, buat query seperti dibawah ini

 

Simpan Query dengan nama qry_SumBelanjaKaryawan

3. Sekarang kita buat reportnya. Pada Jendela database klik Report lalu klik New. Pada jendela New report Pilih AutoReport Tabular dan qry_sumPenjualanAll

Klik OK akan muncul dua kali input box sis masing-masing dengan 1/1/2 dan 1/31/2. Jika kita ingin mengetahui Karyawan yang belanja pada tanggal 1 Jauari 2002 s.d 31 januari 2002. maka Report akan muncul

Masuk Ke mode design

Kemudian modifikasi Report menjadi seperti ini

Simpan dengan nama rpt_SumBelanjaKaryawan

Semua Report telah selesai kita buat, kita kembali ke Form Laporan untuk menambahkan Tombol Tombol untuk mengaktifkan report yang telah kita buat

Masuk ke mode design dari frm_laporan

Pada Toolbox klik CommandButton lalu gambarkan di Form

 

Klik Next, Pilih Report yang ingin di tampilkan misalanya kita ingin menampilkan Report Pejualan Periode, kita pilih rpt_Penjualanprd

Klik Next, Klik Text, pada kotak ketik Penjualan by Periode

Klik Next, Pada kotak ketik cmd_Penjulanprd (Sesuai dengan Report yang diaktifkan)

Klik Finish. Maka akan terlihat

Tambahkan 4 CommandButton lagi untuk menampilkan Report yang lainnya, caranya sama seperti diatas. Berikut Settingan pada wizard untuk 4 CommandButton tersebut

Wizard Command Button 2 Command Button 3 Command Button 4 Command Button 5
1 sama sama sama Sama
2 Rpt_SumPenjualanprd Rpt_PenjualanAll Rpt_SumPenjualanAll Rpt_BelanjaKaryawan
3 Summary Penjualan by Periode Penjualan Seluruhnya Summary Penjualan Seluruhnya Belanja Karyawan
4 Cmd_Sumpjlprd Cmd_PjlAll Cmd_SumPjlAll Cmd_bljKar

 

Tambahkan satu CommandButton yang Fungsinya untuk keluar dari form ini caranya sama seperti pembutan Tombol keluar pad form Barang. Berikut Design

Form yang sudah jadi, Jangan lupa pad form Poperti set scrollbar, Record Selector, Navigation Button dan Dividing Line.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MODUL 11

SwitchBoard

 

Semua Form dan Report telah selesai, sekarang kita buat Menu Utamanya. Pada Access kita dapat membuat menu utama dengan memakai SwitchBoard. Caranya :

- Pada menu bar Pilih Tools 􀃆 Database Utilities 􀃆 Switchboard Manager

- Akan muncul message box switchboard klik Yes

- Pada Jendela Switchboard Manager klik Edit lalu klik New

 

Isi Text, Command, Form Seperti di atas lalu Klik OK

Klik New

Isi Text, Command, Form Seperti di atas lalu Klik OK

Klik New

Isi Text, Command, Form Seperti di atas lalu Klik OK

Klik New

Isi Text, Command, Form Seperti di atas lalu Klik OK

Klik New

Isi Text, Command Seperti di atas lalu Klik OK

Klik Close, klik Close lagi. Maka akan terlihat Form Switchboard pada Form

Pada Form klik dua kali Switchboard, Maka akan muncul Menu Utama yang kiat buat dari Switchboard tadi

Pada Aplikasi bila dijlankan tentunya yang pertama muncul adalah menu utamanya. Untuk itu kita harus menset agar Switchboard ini alangsung muncul pada saat aplikasi kita dijalankan, Caranya yaitu :

Pada menu bar klik Tools 􀃆 Startup pada jendela startup Setting seperti di gambar ini

Maka setiap kali anda menjalankan aplikasi ini maka yang pertama muncul dalah Switchbord yang telah anda buat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MODUL 12

PENGENALAN INTERNET, WEBSITE, DAN BLOG

 

Kenalan dengan Internet, yuk!

Dewasa ini dunia komputer dan informasi berkembang sangat pesat, terlebih lagi dengan adanya Internet. Internet merupakan jaringan komputer global yang terbentuk dari jaringan komputer di seluruh dunia yang memungkinkan orang yang terkoneksi bertukar informasi, berkomunikasi, serta berbagi sumber daya komputer. Selain menyediakan media-media online di bidang-bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, bisnis dan sebagainya, dengan Internet orang dapat berkomunikasi dengan cepat dengan memanfaatkan antara lain fasilitas e-mail.

Sejarah Internet

Mungkin agak sulit dipercaya bahwa cikal bakal Internet sesungguhnya diawali dari Unisovyet, ketika pada tahun 1957 mereka meluncurkan sebuah satelit bernama Sputnik. Peluncuran Sputnik ini dirasakan sebagai “ancaman” oleh musuh besar mereka, yaitu Amerika Serikat. Presiden Dwight D. Eisenhower menyatakan perlunya membangun sebuah teknologi yang membuat AS tetap sebagai negara superior. Kemudian dibentuklah sebuah badan yang disebut Advanced Research Projects Agency (ARPA). ARPA bernaung di bawah Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Department of Defense (DoD). Kejadian ini berlangsung dua bulan setelah Neil Amstrong melangkahkan kaki ke Bulan.

Sebelum tahun 1960 pertanyaan utama dalam penyelenggaraan suatu sistem komunikasi komputer adalah: “Bagaiman mentransmisikan data melalui suatu medium komunikasi yang handal dan efisien”. Hasil dari perkembangan ini adalah teori informasi, teori sampling, dan beberapa konsep pengolahan sinyal. Pada ertengahan tahun 1960 dimulai era packet switching, dan pertanyaan pada riset komunikasi komputer menjadi: “bagaimana menyediakan suatu jasa komunikasi melewati jaringan-jaringan yang berbeda yang saling terhubung”.

Hasil dari perkembangan ini adalah pengembangan teknologi internetwork, model protocol layer, datagram dan stream transport service, dan paradigma client-server. Internetworking merupakan suatu abstraksi yang kuat yang memperbolehkan pembahasan kompleksitas dari teknologi komunikasi beragam dibawahnya. Dengan menyembunyikan detil setiap perangkat keras jaringan dan menyediakan suatu lingkungan komunikasi tingkat tinggi.

Pada tahun 1969, DoD memberi tugas kepada ARPA untuk membangun sebuah mata rantai komunikasi antara DoD dengan militer yang tidak dapat disabot oleh musuh mereka. Jaringan komunikasi yang diciptakan ini disebut ARPAnet. Pada awalnya, ARPAnet hanya menghubungkan empat buah situs saja, yaitu :

• Stanford Research Institute (SRI)

• University of California at Santa Barbara (UCSB)

• University of California at Los Angeles (UCLA)

• University of Utah

Di awal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama kelamaan disebut sebagai Internet saja.

Kemudian langkah ini disusul dengan dibukanya layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui saran komputer pribadi (PC). Protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982, disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada tahun 1984. Pada tahun 1986 lahirlah National Science Foundation Network yang membentuk berbagai jaringan akademis yang terdiri atas universitas dan konsorsium riset.

Istilah-istilah Internet

Istilah WWW World Wide Web merupakan suatu bentuk layanan Internet yang menggunakan konsep hypertext antar dokumen yang berkaitan, yang di dalamnya terdapat halaman web (web page). Untuk mengakses www digunakan protokol http (HyperText Transfer Protocol)
Protocol Sejumlah aturan yang menentukan bagaimana dua komputer atau lebih saling berkomunikasi
Homepage Tampilan awal (halaman utama) suatu website yang memuat informasi singkat tentang apa isi dari website tersebut
Situs Suatu alamat di dalam sebuah web
Browser Software yang digunakan untuk surfing atau browsing Internet, seperti Internet Explorer, Opera, Netscape dll
ISP Internet Service Provider, penyedia jasa layanan Internet, seperti Indosatnet, Wasantara, Meganet dll
Download Menyalin/mengambil file atau objek dari Internet ke komputer
E-mail Electronic Mail, suatu layanan/fasilitas yang disediakan untuk saling berkirim surat lewat internet
Search Engine Mesin pencari, suatu layanan/fasilitas untuk melakukan pencarian di Internet
Mailing List Suatu forum/kelompok diskusi di Internet yang dapat saling bertukar informasi

 

Ekstensi Address com Commerce, komersial
co Company, perusahaan
org Organization, organisasi
gov;go Government, pemerintah
ac Academic, akademik
edu Education, pendidikan
mil Military, militer
id Indonesia
us United State, Amerika
au Australia
it Italia

 

Apa Sih Browser Itu ?

Untuk membuka Internet kita harus menggunakan browser, salah satunya adalah Internet Explorer.

Klik Start > All Programs > Internet Explorer

Setelah itu akan tampil jendela Internet Explorer.

Pada jendela Internet Explorer terdapat Menu bar dan toolbar. Berikut adalah tools-tools yang biasa digunakan pada Internet Explorer.

Back, berfungsi untuk kembali ke halaman sebelumnya
Forward, berfungsi untuk ke halaman depan
Stop, berfungsi untuk menghentikan load suatu halaman
Refresh, setelah mengklik stop kita dapat mengklik refresh
Bar address, tempat menuliskan alamat situs/website yang hendak kita buka
Go, setelah mengetikkan alamat situs/website kita dapat mengklik Go atau menekan Enter untuk menampilkan halaman situs/website tersebut
Minimize, menyembunyikan jendela Internet Explorer
Restore, mengecilkan jendela
Maximize, membesarkan layar
Close, menutup jendela Internet Explorer

Membuka Situs/Website

Untuk membuka situs/website, ikuti langkah-langkah seperti membuka browser Internet Explorer, yaitu klik Start > All Programs > Internet Explorer

Setelah jendela Internet Explorer terbuka, ketikkan alamat situs/website pada address bar, misalnya http://www.yahoo.com

Semua icon/teks yang mengubah kursor panah menjadi bentuk seperti tangan berarti “clickable” atau dapat diklik untuk menampilkan halaman baru atau informasi lebih lanjut.

Bingung?!? Kontak Aja Om Google

Fasilitas Search Engine atau mesin pencari ini dapat digunakan manakala kita tidak tahu alamat yang akan dituju atau kita ingin mencari informasi sebanyak mungkin dari sesuatu hal. Search Engine adalah suatu fasilitas yang dapat menghubungkan kita dengan website yang akan kita cari.

Contoh Search Engine : http://www.google.com , http://www.google.co.id , http://www.yahoo.com

Untuk mencari informasi yang diinginkan, kita harus menuliskan kata kunci (keyword) pada search box, misalnya krisis ekonomi, kemudian tekan enter atau search. Sebelumnya Anda juga dapat memilih terlebih dahulu, mencari situs/web atau mencari di halaman Indonesia.

Setelah itu akan tampil halaman hasil pencarian seperti di bawah ini.

Kita dapat membuka setiap judul yang mempunyai link(clickable), yang sesuai dengan pencarian yang kita lakukan.

HTML For Dummies

HTML digunakan untuk membangun suatu halaman web. Sekalipun banyak orang menyebutnya sebagai suatu bahasa pemrograman, HTML sama sekali bukan bahasa pemrograman, tapi merupakan bahasa markup (penandaan), terhadap sebuah dokumen teks.

Simbol markup yang digunakan oleh HTML ditandai dengan tanda lebih kecil ( < ) dan tanda lebih besar ( > ) , dan disebut tag.

Struktur Dasar HTML

Sebuah file HTML merupakan file teks biasa yang mengandung tag-tag HTML. Karena merupakan file teks, maka HTML dapat dibuat dengan menggunakan teks editor yang sederhana, misalnya Notepad. Dapat juga menggunakan HTML editor yang bersifat Visual, misalnya Frontpage. Untuk menandai bahwa sebuah file teks merupakan file HTML, maka ciri yang paling nampak jelas adalah ekstensi filenya, yaitu .htm atau .html.

Struktur Dasar

<HTML>

<HEAD>

………………………………

</HEAD>

<BODY>

…………………………………

</BODY>

</HTML>

Contoh :

Gunakanlah teks editor (notepad), tuliskan kode dibawah ini :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Web Sederhana </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Ini halaman web pertama saya

</BODY>

</HTML>

Simpan dengan nama coba.htm, pada bagian save as type ubah menjadi all files. Setelah disimpan, buka internet explorer, klik File > Open > browse (cari file coba.htm) > Open

Bagian-bagian pada HTML

1.   Bagian HEAD

Bagian Head sebenarnya tidak harus ada pada dokumen HTML, tetapi pemakaian head yang benar akan meningkatkan kegunaan suatu dokumen HTML. Isi bagian head – kecuali judul dokumen – tidak akan terlihat oleh pembaca dokumen tersebut.

Elemen-elemen pada bagian head akan mengerjakan tugas-tugas sebagai berikut :

• Menyediakan judul dokumen

• Menjembatani hubungan antar dokumen

• Memberitahu browser untuk membuat form pencarian

• Menyediakan metode untuk mengirim pesan ke tipe browser

2.   Bagian BODY

Bagian BODY merupakan isi dari dokumen HTML. Semua informasi yang akan ditampilkan, mulai dari teks, gambar, sound, dan lain-lain, akan ditempatkan di bagian ini. Seperti telah disebutkan di atas, bagian BODY diawali oleh tag <BODY> dan ditutup </BODY>.

3.   Memberi Komentar

Untuk mempermudah pembacaan kembali kode-kode HTML, kadang-kadang ditambahkan komentar ke dalam sebuah dokumen. Agar komentar tidak dapat dibaca pada browser, maka harus digunakan tanda khusus, yaitu <!– dan diakhiri dengan tanda –> .

BLOG

Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Contoh membuat blog gratis di http://www.wordpress.com

1.   Buka www.wordpress.com
2.   Klik Sign Up
3.   Isi form

a.   Username: -> isi nama blog sesuai dengan keinginan (paling sedikit empat huruf/angka)

b.   Password: Isi password/kata sandi (sedikitnya enam huruf/angka)

c.   Confirm: Ulangi password yang sama dengan di atas.

d.   Email Address: Isi email Anda (apabila belum punya email, buat dulu di gmail.com atau yahoomail.com)

e.   Legal flotsam: beri tanda tik di kotak yang tersedia sebagai tanda “setuju” dengan perjanjian.

f.    Beri tanda tik pada menu “Gimme a blog” (biasanya sudah otomatis ada tanda tik di sini).

g.   Klik “Next”

h.   Blog Title -> Isi judul yang sesuai.

i.    Language -> Pilih Bahasa Indonesia.

j.    Privacy -> Kasih tanda tik (biasanya sudah ada otomatis).

4.   Klik Sign Up.  Buka Email dari wordpress.com dan klik link di email tsb untuk verifikasi.
5.   Akan muncul pesan sebagai berikut:

Your account is now active!
You are now logged in as (username Anda).
An email with your username, password, Akismet API key and important links has been sent to your email address.
Write a post, change your template or visit the homepage.

5.   Itu berarti Anda sudah berhasil membuat blog. Silahkan login ke blog Anda. Berikut alamat penting untuk Anda:
a. Untuk login, buka: http://namabloganda.wordpress.com/wp-login.php
b. Isi username (=nama blog) dan password.
c. Klik “Write” atau “Tulis” untuk mulai membuat posting.
d. Klik “Publish” atau “Tampilkan”

6. Selesai (kalau mau udahan, jangan lupa klik “Log Out”).

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

Gambar 5

Gambar 6

Gambar 7

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA 

3 thoughts on “Modul Praktikum Komputer untuk Materi Kuliah

  1. Thank you, this is a subject which is near to my heart.
    Is there any way I can contact you? My name’s Jermaine Loera and I’d get into this more deeply.

  2. Draw a rough outline of the yard and house, indicating entrances, driveways, sheds, etc.
    Ornamental grasses and native wildflowers provide refuge to wildlife and add maintenance-free vegetation to your outdoor space.
    This is important because you will save a ton of money
    and you also keep chemicals out of your garden that may cause damage in the
    long run.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s